Dewan Tubaba Reses Diserbu Keluhan Warga

Redaksi

Selasa, 27 Maret 2018 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku): Masyarakat di Kecamatan Tumijajar, mengeluhkan maraknya lapo tuak, tempat karaoke, dan prostitusi (lokalisasi) di wilayahnya. Hal ini terkuak saat para anggota DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) di Daerah pemilihan (Dapil) II melakukan penjaringan aspirasi (reses) yang ditempatkan di kediaman Warino, Tiyuh Makarti, Kecamatan Tumijajar.

Salah satu warga setempat, Maryani, dihadapan tiga anggota DPRD, yakni Muammil, Ruslan, dan Helwanda, dan sekitar 200an masyarakat yang hadir, mengeluhkan maraknya lapo tuak, tempat Karaoke dan prostitusi (lokalisasi) yang sudah meresahkan.

\”Kami minta kepada DPRD dan aparat hukum agar menertibkannya, masalah ini akan membuat dampak buruk kepada masyarakat khususnya di wilayah Tumijajar,\” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan masyarakat ini langsung disambut oleh Helwanda, Aleg Fraksi Golkar. Menurutnya, keberadaan lapo tuak, tempat karaoke, dan tempat prostitusi akan segera ditindaklanjuti ke pihak terkait, terutama masalah perijinan. \”Akan kami tanyakan masalah perijinannya terlebih dahulu, jika tidak ada ijin akan kami rekomendasikan untuk ditutup. Dan masalah prostitusi ini juga harus ditutup, sebab hal ini sudah diatur dalam Perda Kabupaten Tubaba,\” tukasnya.

Selain menanyakan masalah gangguan kemasyarakatan, masyarakat yang hadir seperti Riko, mengeluhkan tentang tingkat keamanan di wilayah Tumijajr khususnya di Tiyuh Makarti yang akhir-akhir ini maraknya terjadi pencurian Kendaran Sepeda motor (R2), serta menyampaikan tentang bantuan bedah rumah yang dirasa tidak tepat sasaran lantaran si penerima masuk kategori warga mampu.

Baca Juga  Bapenda Tubaba Genjot PAD 2026 Lewat Digitalisasi dan Jemput Bola

Sementara itu, Tumijan, menanyakan terkait bantuan yang tidak tepat sasaran baik mengenai raskin dan bantuan-bantuan lainnya seperti bidang pertanian, yakni bantuan bibit padi dan tanaman lainnya serta tentang kurangnya persedian pupuk apabila saat musim tanam tiba.

Menjawab masalah keamanan, anggota DPRD fraksi Partai Gerindra, Ruslan mengatakan, terkait masalah keamanan pihaknya akan berkoordinasi dan menyampaikannya kepada aparat kepolisian dan pemerintah daerah agar dapat ditindaklanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat.

\”Mengenai bantuan bedah rumah, dan raskin, kami akan menyampaikan ke aparat tiyuh untuk merevisi ulang data yang lama dengan data yang baru,\” singkatnya.

Baca Juga  Kapolres Tubaba Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Masalah insfrastruktur jembatan, jalan usaha tani, timpal Helwanda, hal itu tidak teranggarkan di anggaran APBD Tubaba melalui Dinas Pertanian, akan tetapi anggaran tersebut seharusnya dapat dicover dari dana desa.

\”Dinas Pertanian hanya mengganggarkan dana untuk pengerasan jalan usaha tani saja. Sementara, mengenai perawatan jalan ataupun sumur bor yang mendapatkan bantuan dari terkait agar masyarakat dapat menjaga dan merawatnya di karenakan dinas terkait tidak menyediakan anggaran dana untuk pemeliharaan dan perawatan,\” pungkasnya.

Diketahui, reses tersebut sudah dimulai sejak Senin (26/3) oleh para anggota DPRD dari daerah pemilihan (Dapil) I, II, III, dan IV, yang dilaksanakan secara mobile ke beberapa tiyuh hingga 30 Maret 2018 nanti. (Arie)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSUDAM Pastikan Pembayaran Remunerasi Pegawai Sesuai Verifikasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Senin, 5 Okt 2026 - 18:09 WIB