Derita Bocah Berkelamin Ganda, Ketuk Hati Para Dermawan

Redaksi

Sabtu, 10 Maret 2018 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muzammil, penderita kelamin ganda, bersama kedua orangtuanya.

Muzammil, penderita kelamin ganda, bersama kedua orangtuanya.

Metro (Netizenku): Orangtua mana yang tak miris hatinya mendapati buah hati kesayangannya memiliki kelamin ganda, atau dalam istilah medis disebut Ambigous Genitalia. Derita ini yang sekarang dialami bocah berusia 17 bulan bernama Muzammil Wafiq.

Fenomena ganjil tersebut sesungguhnya sudah diketahui sejak si bocah masih berumur 8 bulan dalam kandungan ibunya. Namun kedua orangtua, Janik Syafroni (25) dan Nafiah (24), tidak bisa berbuat apa-apa lantaran terkendala ekonomi. Maklum saja, Syafroni hanya sebagai tukang jahit.

Diceritakan Syafroni, kondisi miris anak sulungnya itu mulai terdeteksi ketika USG kandungan. \”Pertama kami USG di rumah sakit Permata Hati, kata dokternya ada kelainan. Kelainan yang dimaksud karena dokter melihat ada dua kelamin. Ada kelamin perempuan dan laki-laki. Kami jelas kaget mendengarnya. Tapi juga langsung lemas sewaktu dokternya bilang kalau mau memastikan jenis kelaminnya laki atau perempuan harus siapin dana 60 juta,\” urainya, (10/3).

Tak pelak saat persalinan tiba rasa cemas menghantui pasangan Syafroni dan Nafiah. Kebahagiaan memuncak yang acapkali dirasa orangtua saat menyambut kelahiran anaknya, berganti dengan kecemasan luar biasa. Sampai akhirnya rasa cemas menggunung itu berubah menjadi rasa sepasrah-pasrahnya saat Muzammil terlahir. Anak ini benar-benar memiliki kelamin ganda, kelamin perempuan dan sekaligus laki-laki.

\”Setelah dilahirkan bayinya dibawa ke rumah mertua. Kami urus bersama di sana. Tapi setelah satu bulan mendadak si bayi mengalami muntah dan diare. Kami panik campur bingung,\” kisah Syafroni.

Ditengah kebingungan dan keterbatasan keuangan, Muzammil cilik tetap dibawa berobat. Beberapa rumah sakit didatangi. Mulai dari RS Surya Asih, Pringsewu sampai ke RS Bintang Amin, Kemiling. Tapi tetap tak membuahkan hasil. Lalu Muzammil kembali masuk rumah sakit dan dirawat di RS Muhamadiyah, Metro. Tapi kondisinya tetap tak membaik, lalu dirujuk ke RS Ahmad Yani.

\”Dari keterangan dokter, sakit yang diderita anak saya ini ada hubungannya dengan kelaminnya yang ganda,\” ucap Syafroni lirih. Syafroni yang berdomisili di Jalan Kutilang RT 014, RW 003 Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, ini makin nelangsa saat mendapat kabar dari pihak rumah sakit tidak dapat menanggulangi penyakit Muzammil dan harus dirujuk ke Jakarta.

Baca Juga  Pemkot Metro Serahkan DPA OPD Tahun 2023
\"\"

\”Setelah berembug dengan keluarga, akhirnya kami membawanya ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta,\” imbuh Syafroni. Memang saat dirawat di rumah sakit itu, kondisi Muzammil sedikit membaik. Hingga akhirnya dibawa pulang ke Metro. Namun tak lama berselang, diare tak henti kembali merundung bocah itu.

\”Memang dokter di sana sudah bilang jalan keluarnya tiada lain harus operasi, untuk membuang salah satu kelamin di anak saya. Tapi biayanya itu besar. Kami tidak sanggup,\” kata Syafroni yang didampingi istrinya yang terus menerus menguraikan air mata, saat mengisahkan kemalangan nasib anaknya ke awak media dia PWI Metro.

Baca Juga  LP Klas II Metro Beri Keterampilan Tata Boga Warga Binaannya

Pada kesempatan itu Syafroni dan istrinya memohon uluran bantuan dari para dermawan. \”Kalau nanti ada bantuan dari dermawan untuk operasi, kami pasrah. Apakah anak kami mau berjenis kelamin perempuan atau lelaki kami terima, asal anak kami sehat dan tak tersiksa rasa sakit terus menerus,\” ucap Syafroni sambil memeluk Muzammil yang turut diajak serta.

Menanggapi kehadiran keluarga balita penderita kelamin ganda ini, Pengurus Harian PWI Kota, Abdul Wahab, mengajak lapisan masyarakat untuk turut serta mendonasikan sebagian harta kepada keluarga si bayi. \”Kepada para dermawan mari bersama-sama kita donasikan sebagian rezeki kita untuk kemanusiaan,\” imbau Wahab.

Bagi warga yang ingin membantu  Muzammil Wafiq, dapat langsung mendatangi kediamannya di Jl. Kutilang, RT 014 RW 003 Kel. Purwoasri, Kec. Metro Utara. Atau mentransfer donasi ke Rekening BRI Nomor 5699-01-01-5390-53-1 atas nama JANIK SYAFRONI HP: 0852 1194 5776 (Rivaldi).

Berita Terkait

PPI Audiensi Bersama Walikota Metro
DPRD Metro Minta Pemkot Tekan Penyebaran DBD
Wahdi Kembali Ikut Kontestasi Pilkada Kota Metro
Metro Raih Peringkat Terbaik 9 Hasil EPPD 2024 Kemendagri
Usai Idul Fitri ASN Kota Metro Mulai Masuk Kerja
Yuliawati Apresiasi Kinerja Dinas Perdagangan Kota Metro
Walikota Metro Kuliah Subuh di Masjid Taqwa
Disperindag Lampung-Disdag Metro Gelar Pasar Murah Bersubsidi

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 21:34 WIB

Opening PRL Diwarnai Gangguan Pembelian Tiket Online, Pengunjung Kecewa

Rabu, 22 Mei 2024 - 18:48 WIB

Kemen PPPA, Aisyiyah dan YAICI Cegah Konsumsi Kental Manis Hindari Stunting

Rabu, 22 Mei 2024 - 16:33 WIB

Bandarlampung Ajukan Kenaikan Tukin ASN

Selasa, 21 Mei 2024 - 21:20 WIB

Ketua DPRD Bandarlampung Wiyadi Maju Pilwakot

Selasa, 21 Mei 2024 - 20:42 WIB

Lecehkan Adat Lampung, Ketua KPU Balam Ditarget Bui

Selasa, 21 Mei 2024 - 18:39 WIB

Smart Home Powered by PLN Siap Sambut Pengunjung PRL

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:32 WIB

GLS Lampung Gencar Tingkatkan Literasi

Selasa, 21 Mei 2024 - 14:55 WIB

Pemprov Lampung Cabut Aturan Panen Tebu Bakar

Berita Terbaru

Pesawaran

33 Personel Polres Pesawaran Amankan Waisak di 10 Vihara

Kamis, 23 Mei 2024 - 10:18 WIB

Pesawaran

Satres Narkoba Polres Pesawaran Tangkap Dua Pengedar Sabu

Kamis, 23 Mei 2024 - 10:01 WIB

Tanggamus

PAD Tanggamus Sektor PBB Tahun 2023 Tidak Capai Target

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:46 WIB