Dendi Tinjau Longsor dan Banjir di Desa Sukajaya Lempasing

Leni Marlina

Selasa, 12 Maret 2024 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, meninjau langsung warga yang terkena banjir di Desa Sukajaya Lempasing, Senin Malam (11/4/2024). (Soheh/NK)

Foto: Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, meninjau langsung warga yang terkena banjir di Desa Sukajaya Lempasing, Senin Malam (11/4/2024). (Soheh/NK)

Pesawaran (Netizenku.com): Bencana banjir dan tanah longsor kembali menimpa wilayah Kabupaten Pesawaran, kali ini terjadi Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan, mengakibatkan luapan air merendam rumah warga setinggi hingga 30 centimeter.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, langsung meninjau lokasi tanah longsor dan bencana banjir tersebut, dia menyebut bencana yang terjadi ini selain lantaran intensitas hujan lebat sejak sore hingga malam, juga akibat tersumbatnya saluran air di Perumahan Sukajaya Darat.

“Dari adanya saluran siring yang tersumbat akibat sendimen batu dan sampah dari pegunungan saat hujan lebat, serta turunnya air membawa material, dan masuk ke siring-siring di Perumahan yang diketahui tidak begitu lebar dan menutup saluran-saluran sehingga air meluap ke jalan dan masuk ke rumah warga,” kata Dendi, Senin (11/4/2024).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditambah dari hilir di saluran air dari gunung ke sungai airnya tidak keluar sampai ke laut. Permasalahan ini terkait pembebasan lahan.

“Jadi setelah sungai, setelah jembatan ada sumbatan sehingga air tidak langsung ke laut, hal itu karena ada permasalahan terkait pembebasan lahan, sehingga warga dan pemerintah belum bisa membuat saluran siring menuju ke laut,” ucapnya.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Dirinya menjelaskan ada faktor lain ini lantaran di depan Queen Artha, dekat Tugu Pembatas Selamat Datang Kawasan Wisata, Desa Sukajaya Lempasing, adanya aktivitas pembuatan badan jalan di lahan milik perorangan yang belum adanya izin hingga material masuk ke jalan.

“Pemilik lahan sudah bertanggungjawab dan dengan dibantu oleh jajaran Damkar dan Tim Rescue BPBD Pesawaran yang dikerahkan bupati untuk membersihkan jalan provinsi tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Lebih lanjut, Dendi mengharapkan adanya sinergitas antar perangkat desa dan kecamatan.

“Kades, Kadus, dan RT harus saling berkomunikasi saling bersinergi. Di sisi lain kepada camat, Kades, dan warga sekitar apabila ada aktivitas yang dirasa belum ada koordinasi tolong dihentikan dulu agar bisa dikomunikasikan bersama,” tegasnya. (Soheh)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Berita Terbaru