Cuaca Lampung Diprediksi Berawan-Hujan Ringan, Aman untuk Penyeberangan

Luki Pratama

Jumat, 19 April 2024 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni. Foto: Arsip Luki.

Kapal penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni. Foto: Arsip Luki.

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala BMKG Maritim Lampung, Tarjono, mengklaim kondisi berdasarkan prakiraan cuaca di Lampung aman untuk melakukan penyebrangan. Menurut Tarjono, secara umum cuaca di Lampung diperkirakan berawan hingga hujan ringan.

Ia menyebutkan tinggi gelombang diprediksi aman untuk aktivitas penyeberangan, yakni berkisar antara 0,5-1,25 meter (kategori rendah). Arah dan kecepatan angin pun diprediksi bervariasi mulai dari timur laut hingga barat dengan kecepatan 1-20 knot.

Baca Juga  Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung

Kendati demikian, BMKG Maritim Lampung tetap mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca terbaru sebelum beraktivitas. Masyarakat dihimbau untuk tidak memaksakan diri melakukan aktivitas di luar ruangan jika cuaca tidak bersahabat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG,” kata dia melalui pernyataan persnya, Jumat (19/4).

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong Petani Lampung Kembangkan Pupuk Hayati Secara Mandiri

Dirinya juga mengingatkan masyarakat di wilayah pesisir Lampung untuk tetap waspada terhadap potensi banjir rob. Pasalnya, menurut Tarjono, fase-fase bulan seperti bulan baru, purnama, dan gelap dalam penanggalan Qomariyah berpotensi menimbulkan banjir rob.

“Seluruh pantai di Lampung berpotensi terdampak banjir rob, namun waktunya bisa berbeda-beda,” jelas Tarjono.

Kendati demikian, tidak dapat memprediksi daerah mana yang bakal terimbas banjir rob. Pentingnya penelitian, sambungnya, terkait kenaikan permukaan air laut dan penurunan tanah di daerah rawan banjir rob.

Baca Juga  Disdikbud Lampung Gulirkan Program Double Teaching

“Penelitian tersebut diperlukan untuk antisipasi dan mitigasi bencana banjir rob di masa mendatang,” pungkasnya. (Luki) 

 

 

 

 

Berita Terkait

Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia
Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung
Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Berkelanjutan dan Berorientasi Ekonomi
NasDem Lampung Instruksikan Fraksi Perketat Pengawasan Distribusi BBM Subsidi
Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk
Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan
Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan
PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Berkelanjutan dan Berorientasi Ekonomi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Berita Terbaru