oleh

Cerdas, Rocky Gerung Disambut Masyarakat dan Polda Lampung

Bandar Lampung (Netizenku.com): Pengamat politik Rocky Gerung mengapresiasi polisi Lampung, karena kehadirannya diterima dengan baik di provinsi berjuluk \’Sai Bumi Ruwa Jurai\’ ini.

Padahal, di beberapa provinsi lain, sejumlah penolakan termasuk oleh pihak kepolisian dilakukan terhadap Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet.

Hebatnya lagi, Kapolda Lampung yang diwakili Wadir Binmas AKBP A Napitupulu, turut dalam \’Diskusi Cerdas\’  dengan tema \’Menangkan Kembali Pancasila dan UUD 1945 Sebagai Dasar Falsafah Berbangsa dan Bernegara\’.

Baca Juga  Bakso Sony Hengkang Enggan Pakai Tapping Box

Rocky menjadi narasumber bersama Ketua Presidium Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) Ratna Sarumpaet dalam gelaran \’Diskusi Cerdas\’, yang dimoderatori aktivis Lampung Rismayanti Borthon, di Wisma Haji, Komplek Masjid Al Furqon, Lungsir, Bandar Lampung, Sabtu (8/9/2018).

\”Institusi kepolisian daerah lain bisa mencontoh Lampung, agar tidak terjadi kegaduhan penolakan terhadap aktivis oposisi pemerintah,\” ujar Rocky, yang kerap menjadi narasumber di program salah satu televisi swasta nasional, Indonesia Lawyer Club (ILC) itu.

Baca Juga  Pemkot Bandarlampung Perpanjang Kembali Belajar Dari Rumah Hingga 4 April 2021

Sebelumnya, Rocky dan Ratna ditolak di beberapa provinsi lain, seperti di Palembang, Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Babel).

Namun, Lampung tidak menolak dan tak melarang diskusi tersebut, karena yang disampaikan oleh akademisi dalam diskusi mungkin bisa dijadikan ide atau sebuah gagasan oleh pemerintah, untuk pembangunan Indonesia.

\”Saya apresiasi polisi di Lampung. (Polisi) mau dengar diskusi dan mau hadir itu sudah bagus sekali. Daripada mengontrol dan mengawal dari bandara, sebaiknya ikut di ruang diskusi,\” kata Rocky.

Baca Juga  KPU Desain Digitalisasi Pemilu untuk Data Terintegrasi

Sementara Ketua Presediun GSI Lampung, Gunawan Parikesit, mengatakan diskusi sengaja mengundang Polda Lampung agar wacana diskusi semakin luas.

”Diskusi ini merupakan ruang untuk membuat kita lebih melihat apa sesunghuhnya yang terjadi, dan apa kemudian yang harus kita perbuat ke depan,” jelas dia. (rml/lan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *