Bunda PAUD Buka Telesimposium IX IDI Cabang Lampung Timur

Redaksi

Sabtu, 13 Juni 2020 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bandarlampung (Netizenku.com): Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal membuka Telesimposium IX IDI Cabang Lampung Timur di Ruang Command Center Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Sabtu (13/6).

Acara yang mengusung tema \”Kesehatan dan Pendidikan Anak di Era New Normal\” ini menghadirkan narasumber yakni Ketua Bidang III PP Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Hartono Gunardi, Ketua Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Ridwan Amiruddin dan Psikolog Anak Seto Mulyadi.

Ibu Riana mengatakan dalam masa pandemi covid-19 sebaiknya sekolah reguler maupun pondok pesantren untuk tidak dibuka terlebih dahulu. Namun tetap menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat.

Menurut Riana, hal ini dilakukan untuk menyelamatkan anak-anak dan keluarga dirumah dari pandemi ini.

\”Karena anak berhak untuk sehat. Kita sebagai orang tua harus bisa melindungi anak kita dari segala macam penyakit. Semoga Pemerintah memberikan kebijakan yang terbaik untuk anak-anak kita, untuk melindungi semua anak-anak di Indonesia,\” ujar Ibu Riana.

Baca Juga  Dewan Minta Peningkatan Anggaran Bosda pada Tahun 2024

Ibu Riana menyebutkan disinilah peran orang tua untuk tetap mendampingi proses belajar mengajar anak-anak selama di rumah.

\”Peran orang tua untuk bisa menjadikan rumah menjadi lokasi yang nyaman untuk anak-anak beraktivitas, berinovasi dalam metode belajar menjadi satu hal yang sangat penting,\” katanya.

Dari belajar di rumah bersama orang tua, kata Riana, ada dampak positif yang dapat diambil seperti anak lebih mandiri dan menciptakan kreativitas.

\”Kepada orang tua untuk tetap bersabar atas kondisi ini, yang kita cari ini sekarang adalah kesehatan untuk anak-anak kita. Justru semakin kita dekat dengan anak-anak, setiap hari melihat perkembangan mereka kita bisa melihat bakat yang ada pada mereka,\” katanya.

Ibu Riana menuturkan selama di rumah, orang tua terutama ibu harus menjadi contoh bagi anak-anak, seperti bagaimana membiasakan anak untuk rajin mencuci tangan dan memakai masker.

\”Memberikan contoh PHBS di dalam rumah, kalau sekolah belum dibuka akan lebih mudah mengajari anak-anak kita. Ciptakan keamanan serta kenyamanan bagi anak dan mendidik dengan penuh kasih sayang,\” ujarnya.

Baca Juga  Lagi! Lambar Raih WTP ke-Delapan Kalinya

Selain itu, Ibu Riana juga menyebutkan pemeriksaan kehamilan ibu dan imunisasi bagi balita untuk tetap dilakukan meski dalam pandemi seperti ini, namun tetap mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP).

\”Selama wabah covid-19 pemeriksaan kesehatan dan imunisasi bagi ibu hamil dan balita di puskesmas dengan membuat perjanjian terlebih dahulu dengan tenaga medis dan dilakukan sesuai jadwal, jangan sampai tertunda dan jangan lupa hindari kerumunan, jaga jarak, sering cuci tangan dan pulang kerumah langsung mandi,\” katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang III PP IDAI Hartono Gunardi mengatakan bila sekolah dibuka, akan beresiko bagi anak dan keluarga dirumah terkena covid-19.

\”Kalau anak-anak pulang kerumah membawa virus tersebut maka keluarganya dirumah bisa sakit terutama yang mempunyai resiko tinggi seperti keluarga usia lanjut,\” ujar Hartono.

Ketua Persakmi Ridwan Amiruddin juga beranggapan untuk menunda dibukanya sekolah seperti biasanya.

Baca Juga  Nurul Ikhwan Minta URC Bina Marga Segera Perbaiki Tanjakan Jalan Desa Maja Lamsel

\”Sebaiknya tidak untuk membuka sekolah dahulu karena akan memicu terjadinya ledakan dari pandemi ini, ini sangat mengkhawatirkan,\” ujar Ridwan.

Psikolog Anak Seto Mulyadi menyebutkan untuk disepakati bersama agar aktivitas belajar anak untuk masih dilakukan dirumah saja.

\”Kita konsultasi dengan para dokter, gugus tugas covid-19 dan lainnya, untuk anak-anak dirumah dahulu, mari kita sepakati bersama,\” ujar Kak Seto.

Menurutnya, saat berada dirumah pun anak banyak mendapatkan hal yang positif, namun kuncinya tetap kepada orang tua.

\”Kepada ayah dan ibu yang benar-benar menciptakan suasana yang layak dan ramah anak dan anak diberdayakan seperti pintar masak dan lainnya. Kampanyekan kreativitas dan inovasi,\” katanya.

Kak Seto menambahkan, orang tua juga harus menciptakan suasana gembira bagi proses belajar anak dirumah.

\”Gembira itu yakni gerak, emosi cerdas, makan dan minum teratur plus sehat, beribadah dan berdoa, istirahat, ramah dan rukun dalam keluarga serta aktif berkarya,\” tandasnya.(rls)

Berita Terkait

Cegah Kerusakan Jalan, Dishub Masif Tertibkan Truk Odol
Bendungan Marga Tiga Ditarget Rampung Agustus
Kloter Terakhir Jemaah Haji Lampung Tiba di Debarkasi Antara
LMND Rayakan Milad, Bangun SDM Untuk Visi Indonesia Emas
Ini Tips Perlindungan Data Pribadi Ala OJK Lampung
Ombudsman Lampung Terima 72% Laporan Dugaan Maladministrasi pada Triwulan II 2024
Sambut Siswa Baru, SMK SMTI Bandar Lampung Gelar MADABINTAL
Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Dihapus dari SMA

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 19:46 WIB

Pesta Perceraian Etiskah?

Selasa, 16 Juli 2024 - 18:47 WIB

Ruang Publik Kurang, Pinggir Jalan Pun Jadi

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:30 WIB

Head to Head Parosil – Kotak Kosong

Minggu, 14 Juli 2024 - 16:09 WIB

Menakar Netizen dari Penggunaan “di” Dipisah dan “di” Disambung

Jumat, 12 Juli 2024 - 15:22 WIB

Tradisi Seharga Nyawa

Selasa, 9 Juli 2024 - 17:14 WIB

Tukang Fotokopi Pun Tahu Itu

Minggu, 7 Juli 2024 - 16:12 WIB

Jiwa Binatangnya Tertinggal

Minggu, 7 Juli 2024 - 10:50 WIB

Kala Timnas Pusat Singkirkan Saudara Muslim

Berita Terbaru

Kepala Dishub Lampung, Bambang Sumbago, ketika diwawancarai awak media. (Foto: Luki)

Lampung

Cegah Kerusakan Jalan, Dishub Masif Tertibkan Truk Odol

Minggu, 21 Jul 2024 - 16:11 WIB

Pj. Gubernur Lampung, Samsudin, ketika diwawancarai awak media. (Foto: arsip Luki)

Lampung

Bendungan Marga Tiga Ditarget Rampung Agustus

Minggu, 21 Jul 2024 - 15:34 WIB

Penandatanganan komitmen bersama oleh Kadis Lingkungan Hidup se-kabupaten/kota di Lampung ini menunjukkan keseriusan dalam bersinergi, untuk mengatasi permasalahan sampah secara bersama-sama. (Arie/NK)

Tulang Bawang Barat

Pj Bupati Tubaba Seminar Nasional Pengelolaan Bank Sampah

Minggu, 21 Jul 2024 - 14:50 WIB

Jemaah haji ketika tiba di debarkasi antara. (Foto: Humas)

Lampung

Kloter Terakhir Jemaah Haji Lampung Tiba di Debarkasi Antara

Minggu, 21 Jul 2024 - 14:31 WIB

LMND ketika merayakan milad. (Foto: Ist)

Lampung

LMND Rayakan Milad, Bangun SDM Untuk Visi Indonesia Emas

Minggu, 21 Jul 2024 - 13:03 WIB