Besok, Warga Suku Baduy Sambangi Tubaba

Redaksi

Senin, 16 Juli 2018 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pemkab Tulangbawang Barat sedang mempersiapkan kedatangan warga suku Baduy Kabupaten Lebak, Provinsi Banten ke kabupaten setempat, Selasa (17/7) besok.

Kedatangan sekitar 10-an orang warga tokoh adat Suku Baduy tersebut ke Tulang Bawang Barat (Tubaba) tersebut, dalam rangka melakukan prosesi adat pemindahan rumah adat milik Suku Baduy ke kabupaten setempat. Suku Baduy merupakan salah satu suku yang mengisolasi diri mereka dari dunia luar (perkembangan zaman dan teknologi), selalu menjaga kelestarian alam dan masih menjunjung tinggi adat istiadatnya. Mereka adalah suku bangsa Indonesia yang bertempat tinggal di Pegunungan Kendeng Kabupaten Lebak, Banten.

Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Umar Ahmad, mengatakan bahwa kedatangan Suku Baduy ke Tubaba merupakan hasil pertemuannya dengan tokoh adat Suku Baduy beberapa bulan lalu, dan tokoh adat tersebut ingin menjalin kembali silaturahmi antara Banten (suku Baduy) dengan Lampung paska meletusnya Gunung Krakatau ribuan tahun lalu, peristiwa ini belum pernah terjadi di Indonesia baru akan terlaksana di Tubaba sehingga ini merupakan peristiwa yang langka. \”Nah, untuk jalinan tersebut mereka akan mengirim rumah adat asli Suku Baduy ke Tubaba,\” terang Umar kepada Netizenku.com, Senin (16/7).

Baca Juga  301 Warga Tubaba Jadi CPMI Semester I 2026, Taiwan Jadi Tujuan Favorit

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rumah Adat Suku Baduy ini, lanjut Umar, akan ditempatkan di pinggir ruas jalan calon Mapolres Tubaba dan Stadion Tubaba, samping Lokasi Calon Kantor PWI, di Rawa Kebo Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah di belakang Rumdis Bupati sekitar 500 meter dari Jalan Protokol Kabupaten Tubaba yakni ruas Pulung Kencana-Panaragan Jaya, dan berada di pinggiran aliran sungai.

\”Tempatnya sudah kita tentukan, bahkan lokasinya saat ini sedang kita garap di rancang secara natural seperti tempat mereka berdiam di Kabupaten Lebak yang banyak terdapat perbukitan, dan aliran sungai. Dan memang warga Suku Baduy ini banyak tinggal di dekat aliran sungai,\” paparnya.

Baca Juga  Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Menurut Umar, pemindahan rumah asli Suku Baduy dan kedatangan sekitar 10 orang tokoh adat Suku Baduy ini akan disambut secara adat Baduy, dan adat suku bangsa yang ada di Kabupaten Tubaba. \”Mereka hadir ke Tubaba dan disambut secara adat dilokasi penempatan rumah adat mereka,\” paparnya.

Umar berharap, dengan adanya rumah adat asli Suku Baduy di Tubaba dapat terus memperkenalkan Kabupaten Tubaba ke kancah nasional dan internasional sehingga Tubaba menjadi tujuan wisata bagi para turis lokal dan mancanegara. \”Tubaba juga mempunyai rencana/konsep pembuatan Kota di Kawasan Transmigrasi, semoga ini juga sejalan dengan hal tersebut, dan rencana ini dapat terlaksana,\” pungkasnya.

Baca Juga  Waspada Karhutla! Kekeringan Melanda 9 Kecamatan di Tubaba, 5 Hotspot Terdeteksi

Sementara itu, Ketua Federasi Marga Empat Megowpak Tulangbawang, Herman Arta mengatakan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan Selasa (17/7) yang disambut secara adat oleh Marga Empat Megowpak Tulangbawang bersama masyarakat di Tubaba. \”Marga kami punya istilah Gham Anggum di Tetamo, falsafah ini mempunyai istilah setiap tamu yang datang kita hargai, sehingga kita sambut secara adat,\” terangnya.

Setelah disambut secara adat Lampung, kata dia, nantinya tokoh adat Baduy dan Warga Adat Megowpak Tulangbawang beserta masyarakat menuju ke lokasi penampatan Rumah Asli suku Baduy untuk melakukan ruah bumi dan peletakan batu pertamanya. \”Orang Lampung, ketika akan mendirikan suatu bangunan melakukan yang namanya ruah bumi dengan memotong ayam, kambing, atau kerbau, dan besok kita akan melakukan pemotongan kerbau,\” singkatnya. (Arie)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Marindo Lantik Gadriyanto Abung sebagai Kasatpol PP dan Lukman Pura Direktur RSUDAM

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Pemprov Lampung Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan melalui Kaderisasi Bandarlampung —

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Lampung Raih Penghargaan BSSN, 100 Persen Kabupaten/Kota Miliki TTIS Teregistrasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Pemprov Lampung Dorong ITERA Jadi Pusat Inovasi dan Hilirisasi Komoditas Unggulan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:09 WIB

KPK Beri Penghargaan kepada Lampung atas Penguatan Pendidikan Antikorupsi

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pemprov Lampung Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSUDAM Pastikan Pembayaran Remunerasi Pegawai Sesuai Verifikasi

Berita Terbaru