Besok, DKPP Sidang Dugaan Pelanggaran Kode Etik Bawaslu Lampung di Pilgub

Redaksi

Rabu, 5 September 2018 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Lampung (Netizenku.com) : Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan melaksanakan sidang gugatan dugaan pelanggaran kode etik atas laporan Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) kepada Bawaslu Lampung, Kamis (6/9/2018), pukul 10.00 WIB .

Laporan KRLUPB terkait Bawaslu Lampung yang dianggap tidak netral, tidak kapabel, dan tidak mampu mencegah dan mengungkap politik uang dalam pemilihan gubernur (Pilgub Lampung) 27 Juni 2018 lalu.

Baca Juga  IK-DMI Minta Hamartoni Jadi Penasehat

\”Jika dalam persidangan nanti terbukti bahwa Bawaslu Lampung melanggar kode etik, maka itu berarti mementahkan argumentasi hukum Bawaslu Lampung dan Bawaslu RI, yang beberapa waktu lalu dalam putusannya meyakini tidak ada pelanggaran dalam Pilgub Lampung 2018,\” kata Sekretaris KRLUPB Aryanto Yusuf, dalam rilisnya kepada Netizenku.com, Rabu (5/9/2018)

Diejlaskan, KRLUPB ingin membuktikan ke rakyat Lampung kebenaran yang sebenar-benarnya, bahwa pilkada Lampung sesungguhnya hanya ditentukan oleh seberapa banyak uang yang dibagikan oleh Cagub-Cawagub yang dicukongi Purwanti Lee, bos PT. Sugar Group Companies kepada rakyat pemilih.

\”Jadi koar-koar Bawaslu dan Kapolda Lampung bahwa demokrasi harus bermartabat, Pilgub harus dijauhi dari politik uang hanyalah basa-basi, seraya menikmati besarnya anggaran pengawasan dan pengamanan pilgub dalam APBD saja,\” ujar Aryanto Yusuf.

Baca Juga  Warga Srimenanti Panjang Nikmati Pengobatan Gratis Rail Clinic

Menurut dia, KRLUPB meyakini DKPP tetaplah lembaga terhormat yang berisi orang-orang yang terhormat, baik keilmuan, pengalaman maupun integritasnya.

\”KRLUPB akan berjuang sekeras-kerasnya, sekuat-kuatnya untuk membuktikan bahwa ada kebenaran hakiki yang selama ini ditutupi. Doakan kami berhasil mengungkap kebenaran ini,\” kata Aryanto Yusuf. (ruslan)

Berita Terkait

Dinilai Lalai, Komisi IV akan Panggil Pengelola RS Graha Husada
Dishub akan Tata Ulang Parkir di Bandarlampung
Dewan Beri Peringatan Keras Soal Insiden Kebocoran Oksigen RS Graha Husada
Tabung Oksigen Bocor, Puluhan Pengunjung RS Graha Husada Berhamburan Keluar
FGD AMSI, Guru Besar Unila Rekomendasi Literasi Digital di Sekolah
MTQ ke-53 Tingkat Bandarlampung Dimulai
Perilaku Konsumen Dinilai Jadi Faktor Munculnya Parkir Liar
Mirza Dipuji Rekan Seangkatan Sebagai Pemimpin Bijaksana dan Penuh Misi

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:10 WIB

Mulyono: Mirza Sosok yang Sederhana

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:48 WIB

Benarkah BMBK Lampung Bagi-bagi PL untuk Pengamanan Proyek?

Selasa, 28 Mei 2024 - 16:54 WIB

BMBK Klaim Anggarkan 5,1 Miliar untuk Perbaikan Jalan Viral di Tubaba

Selasa, 28 Mei 2024 - 16:31 WIB

Disdik Lampung Catat 45 Sekolah Penggerak SMA dan SLB

Selasa, 28 Mei 2024 - 15:52 WIB

Lampung Raih Rekor MURI Budidaya Ayam Petelur dan Jadi Pionir NKV

Selasa, 28 Mei 2024 - 15:32 WIB

Dewan Beri Peringatan Keras Soal Insiden Kebocoran Oksigen RS Graha Husada

Selasa, 28 Mei 2024 - 09:59 WIB

FGD AMSI, Guru Besar Unila Rekomendasi Literasi Digital di Sekolah

Senin, 27 Mei 2024 - 21:13 WIB

AMSI Lampung: Budaya Literasi Bisa Dimulai dari Website Sekolah

Berita Terbaru

Lampung

Mulyono: Mirza Sosok yang Sederhana

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:10 WIB

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandarlampung, Hermawan. (Foto: Ist)

Bandarlampung

Dinilai Lalai, Komisi IV akan Panggil Pengelola RS Graha Husada

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:02 WIB

Gedung Dinas BMBK Lampung. Foto: Luki.

Lampung

Benarkah BMBK Lampung Bagi-bagi PL untuk Pengamanan Proyek?

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:48 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dishub akan Tata Ulang Parkir di Bandarlampung

Selasa, 28 Mei 2024 - 19:47 WIB