Berencana Datangi \’Kampung Pemulung\’, Kohar Akan Minta Komitmen Warga

Redaksi

Minggu, 15 April 2018 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung Pemulung dihuni semenjak belesan tahun lalu. (foto-foto: Yesi Netizenku.com)

Kampung Pemulung dihuni semenjak belesan tahun lalu. (foto-foto: Yesi Netizenku.com)

Bandarlampung (Netizenku.com): Plt Walikota Bandarlampung, M Yusuf Kohar berencana kunjungi \’Kampung Pemulung\’ yang berada di belakang Kampus UIN Raden Intan Lampung, Sukarame pada Senin (16/4) besok.

Diketahui, areal yang kini menjadi pemukiman bagi warga pendatang yang sebagian bekerja mengais barang bekas tersebut, dalam waktu dekat akan dibangun menjadi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung.

Terkait surat yang dilayangkan oleh Sekretaris Kota Bandarlampung, Badri Tamam, ia mengaku belum mengetahui adanya surat pemberitahuan pengosongan tempat kepada warga tersebut. \”Saya belum tahu soal surat pemberitahuan yang ditandatangani sekda itu,\” kata Yusuf Kohar saat dihubungi Netizenku.com, Minggu (15/4).

Baca Juga  Pemkot akan Bangun 2 Puskesmas pada 2023

Untuk itu, Kohar mengaku akan mengecek langsung lokasi, guna memastikan kebenaran surat tersebut. \”Kita akan cek dulu, kita ke lokasi dulu,\” kata dia.

Dia juga ingin memastikan komitmen warga yang meminta pemerintah kota memberikan waktu penangguhan selama satu bulan. \”Benar atau tidak komitmen dengan janjinya, kalau cuma ngulur waktu saja lalu tidak menepati janji, ya tidak bisa,\” tegas dia.

Sementara itu, Badri Tamam yang melayangkan surat pemberitahuan kepada warga tentang pengosongan areal, hingga berita ini diturunkan masih belum bisa dimintai tanggapan.

Baca Juga  Kasus Kematian Yogi Andhika, Polda Janji Terus Kawal, Keluarga Korban Ungkap 4 Tersangka

Sebelumnya diberitakan, puluhan kepala keluarga (KK) yang tinggal di \’Kampung Pemulung\’ resah, lantaran tanah pemerintah kota yang mereka tumpangi itu, sebentar lagi bakal jadi Kantor Kejari Bandarlampung.

Surat pemberitahuan pengosongan tempat pun dinilai sangat mendadak, terhitung 7 hari dari tanggal 10 April 2018, surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kota Bandarlampung, Badri Tamam itu, meminta warga harus sudah meninggalkan tanah yang memang jadi kepunyaan pemerintah, apabila tak diindahkan, pemerintah akan melakukan pengosongan secara paksa.

Atas keresahan itu, Mu\’ad Mustami (50) selaku perwakilan warga \’Kampung Pemulung\’, datang menemuiui wakil rakyat di \’singgasananya\’ pada Kamis (12/4) sore untuk mendapatkan penangguhan waktu.

Baca Juga  Aliansi Mahasiswa Lampung Bergerak Gelar Aksi Teatrikal, Galang Dana, dan Tolak Omnibus Law

\”Seluruh warga sadar tanah itu milik pemerintah. Sedari awal numpang, mereka sudah tahu sewaktu-waktu bakal digusur. Tapi kami kaget pas surat itu sampai, kok cuma dikasih 7 hari,\” kata Mu\’ad di Kantor DPRD Bandarlampung.

Dirinya yang menjadi perwakilan warga, mengaku ingin menyampaikan keluh kesah warga dengan melayangkan surat permohonan penangguhan waktu selama 1 bulan lamanya. \”Kita minta waktu 1 bulan, karena kita butuh waktu untuk mencari tempat tinggal yang baru,\” pungkasnya.(Agis)

Berita Terkait

Dinas Koperasi Siapkan Tempat Bagi Pelaku UMKM di Bandarlampung Expo
Dinas Pariwisata Kenalkan Produk Ekonomi Kreatif di Bandarlampung Expo
Program Bandarlampung Diapresiasi Pj Gubernur
Diikuti 40 Ribuan Orang, Banyak Warga Incar Doorprize HUT Balam ke-342
Bandarlampung Komit Tekan Stunting
Kerap Bau dan Datangkan Lalat, Warga Beringin Raya Keluhkan Sampah yang Berserak
Perpustakaan Modern Kota Bandarlampung Minim Konsep? 
Siasat Pengembang Perumahan, Dinas Perkim ‘Pasang Mata’

Berita Terkait

Senin, 24 Juni 2024 - 21:46 WIB

Gadis Belia di Pringsewu Jadi Korban Asusila Dukun Cabul

Sabtu, 22 Juni 2024 - 11:36 WIB

Polres Pringsewu Ajak Raider Sukseskan Event Bhayangkara Trail Adventure

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:27 WIB

Polres Pringsewu Ajak Masyarakat Ciptakan Situasi Kamtibmas

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:23 WIB

Polres Pringsewu Ajak Masyarakat Jauhi Narkoba

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:53 WIB

Lomba Fashion Show Lansia Warnai Peringatan HLUN ke-28 Pringsewu

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:45 WIB

Restorative Justice, Hentikan 2 Penuntutan Tindak Pidana di Kejari Pringsewu

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:04 WIB

Diduga ODGJ, Pria 60 Tahun Ditemukan Meninggal di Depan Toko Kosmetik

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:56 WIB

Pekon Wates Realisasikan DD 2024 untuk Infrastruktur dan Pemberdayaan

Berita Terbaru

Politik

RMD Sambangi Sjachroedin ZP

Senin, 24 Jun 2024 - 22:06 WIB

Pringsewu

Gadis Belia di Pringsewu Jadi Korban Asusila Dukun Cabul

Senin, 24 Jun 2024 - 21:46 WIB

Lampung Tengah

Jelang Pilkada, Kapolsek Seputih Raman Tingkatkan Patroli Sambang

Senin, 24 Jun 2024 - 19:11 WIB