Banjir, Tutup Akses Jalan Penghubung Dua Desa

Redaksi

Minggu, 2 Februari 2020 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com):
Setiap musim penghujan datang, akses jalan dari Desa Karya Mukti, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), yang berbatasan dengan Dusun Trimukti Desa Karangrejo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, selalu jadi langganan banjir. Ini akibat luapan aliran sungai Way Sekampung.

Salah satu warga Dusun Trimukti, Safri mengatakan, bahwa jalan penghubung antar dua desa ini langganan banjir sejak lama.

Ia mengatakan,  banjir sekarang ini belum seberapa, biasanya yang parah itu kalau air hujan turun ditambah ada luapan sungai Way Sekampung, maka akses jalan ini bisa putus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kejadian ini sudah beberapa lama kita rasakan, untuk saat ini masih bisa lewat meski harus naik gerobak. Kalau sudah musim penghujan seperti saat ini, maka para kendaran bermotor tidak akan bisa lewat kalau gak dinaikkan ke gerobak dorong yang sengaja dibuat untuk alat penyeberangan ini,\” katanya,  Minggu (2/2).

Dalam hal ini, dua desa sudah sepakat kalau jalannya banjir maka desa yang berbatasan akan membantu masyarakat yang hendak lewat. \”Untuk alat penyerangan, kami sengaja buat gerobak yang bisa masuk kedaraan sepeda motor. Setiap ada yang mau lewat maka akan kami bantu untuk menyeberang dengan menaikkan kendaraannya keatas gerobak. Walau sudah kami bantu, kami tidak pernah mematok harus memberi uang,\” tambahnya.

Kalau masyarakat memberi uang maka mereka terima, tetapi kalau tidak,  juga tidak masalah.  Yang menjadi tugas berat adalah ketika menyeberangkan anak-anak yang ke sekolah. \”Anak mau ke sekolah itukan pagi, maka kami harus sudah ada untuk menyeberangkan dan itu kami lakukan dengan sukarela. Namun kalau masyarakat, terkadang ada kasih uang, tetapi ada juga yang tidak. Pokoknya setiap masyarakat yang mau menyeberang tidak pernah kami paksakan untuk memberi upah, kalau dikasih uang ya kami terima,\” ungkapnya.

Selain menggangu akses jalan, luapan air tersebut juga mengenangi tanaman padi maupun kebun milik masyrakat yang memang tidak jauh dari bantaran sungai. Dalam setahun itu, boleh dibilang akses jalan penghubung dua desa ini hanya bisa dilewati dalam tiga bulan saja, selebihnya udah menjadi langganan banjir.

Permasalahan akses jalan yang selalu banjir ini sebenarnya sudah diketahui oleh pemerintah daerah, bahkan tahun yang lalu sudah pernah ada tim dari pemerintah daerah yang turun untuk mengukur dan membuat patok. Namun setelah udah di ukur dan dikasih patok, sampai saat ini belum ada lanjutannya.

\”Kami berharap kepada pemerintah agar jalan ini dapat diperbaiki, sehingga masyarakat dapat dilewati para pengendara roda dua maupun roda empat,\” ungkapnya. (Nainggolan)

Berita Terkait

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi
Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat
Perkuat SDM Pengawas, Bawaslu Lampung Fokus Tekan Politik Uang dan Netralitas ASN
Irham Jafar: Kita Patut Bersyukur Punya Pancasila Sebagai Perekat
Ferliska Berikan Hewan Qurban untuk Desa Raman Fajar
Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur
Anggota DPR RI Irham Jafar Tinjau UPPO di Bandar Agung

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:25 WIB

Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:20 WIB

Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:15 WIB

Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Senin, 20 Juli 2026 - 17:27 WIB

Konvoi 30 Jeep PPM Jadi Magnet Festival Budaya HUT ke-344 Kota Bandar Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT

Rabu, 29 Jul 2026 - 13:10 WIB

Oplus_131072

Tulang Bawang Barat

Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program

Rabu, 29 Jul 2026 - 12:03 WIB

Bandarlampung

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 - 11:45 WIB