Akui Tak Mampu Dapuk Adipura, Begini Penjelasan Walikota

Redaksi

Selasa, 11 Februari 2020 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dalam dua periode memimpin Kota Bandarlampung, Walikota Herman HN, mengungkapkan tak dapat mendapuk piala bergengsi Adipura.

\”Cuma satu yang saya nggak dapet ketika saya memimpin. Adipura,\” ujar Herman HN, dalam sambutan saat menerima penghargaan tata kelola pemerintahan yang baik Se-Provinsi Lampung, di Universitas Lampung, Selasa (11/2).

Penghargaan tersebut tak didapat didapuk olehnya lantaran menurutnya, dirinya yang kekeuh tak ingin membeli piala yang menilai kebersihan kota tersebut.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Ya karena saya nggak mau beli-beli. Sudah lagi saya tahu itu. Kalau mau nilai-nilai ya silahkan saja,\” ungkapnya.

Ia juga terkesan cuek menyikapi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang menyebut Bandarlampung sebagai kota terkotor untuk kategori kota besar, pada saat penilaian program Adipura periode 2017-2018.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Makanya waktu itu pernah dinilai sebagai kota terkotor nasional, ya silahkan saja,\” kata Herman.

Bagi Herman HN, hal itu tidak menjadi persoalan, ia mempersilahkan bagi pihak mana pun yang hendak menilai Kota Tapis Berseri.

\”Pernah juga saking nyarinya salah akhirnya TPA pun dijadikan penilaian terburuk. Intinya saya nggak mau beli, kalau mau nilai dan kasih penghargaan apa-apa silahkan saja,\” bebernya.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Sebab menurutnya, masyarakat dapat menilai langsung bagaimana perkembangan di Kota Bandarlampung. Ia juga membeberkan bahwa Kota Bandarlampung beberapa waktu terakhir menjadi kota percontohan untuk wilayah lain.

\”Kan masyarakat menilai, bagaimana pun Kota Bandarlampung secara tidak langsung sudah menjadi percontohan nasional, DPRD atau lainnya dalam seminggu selalu ada dua yang berkunjung ke Kota Bandarlampung,\” pungkasnya. (Adi)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB