Aksi Tolak Penggusuran Pasar Griya, \’Suara Rakyat, Suara Tuhan\’

Redaksi

Senin, 23 Juli 2018 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Tolak Penggusuran Pasar Griya (KTP-PG) lakukan unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung.

Aksi ini merupakan lanjutan dari tragedi penggusuran yang banyak dikecam oleh berbagai kalangan, terutama masalah kekerasan terhadap anak dan perempuan yang dilakukan oleh oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

\"\"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksi ini, perwakilan warga Pasar Griya, Mu\’ad menolak dan mengecam keras tindakan represif yang dilakukan kepada warga di \’Kampung Pemulung\’.

\”Kami disini bukan ingin merebut tanah pemkot, tapi kami hanya ingin mendapatkan hak hidup yang layak. Dan yang kami tahu, lahan yang katanya akan dibangun menjadi Kantor Kejari, diperuntukkan sebagai pasar bukannya malah dijadikan perkantoran. Kami hanya ingin kejelasan,\” kata Mu\’ad saat orasi di depan kantor pemkot, Senin (23/7).

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Sementara itu, Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Lampung, Kristina Tia Ayu, menyampaikan bahwa warga kerap kali diintimidasi dan diancam oleh oknum preman agar segera meninggalkan lokasi.

\"\"

Kemudian, perwakilan anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Pupung, meminta pemerintah kota untuk turun menemui massa aksi. Pasalnya, setelah 2 jam melakukan unjuk rasa, belum ada satupun pihak Pemkot yang menemui massa aksi.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Kami minta jajaran pemerintah menemui kami di sini. Tolong dengarkan aspirasi kami, suara rakyat suara Tuhan. Jangan hanya berani melakukan kekerasan dengan jumlah yang besar. Kami tak ingin pemimpin kami anti kritik,\” katanya.(Agis)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:28 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:23 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:18 WIB

Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Senin, 22 Desember 2025 - 10:41 WIB

Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB