Adopsi Cropmark New Zealand, Pemkab Tubaba Bakal Terapkan Peternakan Sapi Jadi Destinasi Wisata

Redaksi

Selasa, 29 Mei 2018 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com):  Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Bawang Barat (Tubaba) bakal menerapkan pengembangan ternak sapi sekaligus menjadikan destinasi wisata.

Hal ini dikatakan Bupati Tubaba, Umar Ahmad, bersama jajaran, usai melaksanakan kunjungan kerja ke New Zealand, Selandia, baru-baru ini.

Pengembangan ternak sapi, menurut Umar, merupakan pilot project program yang bekerjasama dengan perusahaan Cropmark New Zealand, Selandia Baru, dalam rangka menyiapkan dan meningkatkan ketersediaan sapi potong di kabupaten setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk merealisasikan rencana kerjasama tersebut, Pemkab Tubaba membutuhkan lahan minimal 500 hektar sebagai lokasi hamparan penanaman rumput sekaligus pakan ternak. Sebab, penyediaan pakan hijauan (rumput) menjadi hal utama dalam mengembangkan ternak Sapi sesuai dengan standar perusahaan dan pola peternakan di New Zealand.

Baca Juga  Sekda Tubaba Pimpin Evkin ASN, Peringkat OPD Bakal Diumumkan Tiap Semester

Oleh sebab itu, kata dia, tahap awal kerjasama tersebut adalah berkaitan dengan apa yang harus disiapkan dalam menunjang ketersediaan rumput, dan salah satunya adalah kesiapan lahan yang luas sebagai hamparan dalam penanaman rumput nantinya. \”Karena rumput menjadi pakan utama dalam breeding farm atau budidaya perbibitan ternak sapi ini, maka ketersediaan lahan tentu menjadi kebutuhan utama dalam program kerjasama ini,\” ungkap Umar didampingi Kadis Peternakan Nazaruddin, kepada Netizenku.com, Selasa (29/5).

Agar pilot project tersebut dapat dilaksanakan, kata Umar, pemkab harus mempersiapkan lahan yang akan dijadikan lokasi penanaman rumput, walaupun hingga saat ini lokasi lahan yang akan dijadikan tempat breeding tersebut belum ada. \”Pemkab Tubaba sedang berupaya agar lahan yang dibutuhkan untuk pilot project ini bisa disiapkan. Yang jelas, lahan yang harus disiapkan minimal 500 hektar dan lokasinya harus di satu tempat atau satu hamparan,\” jelasnya.

Baca Juga  Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun

Cropmark, lanjut bupati, sebagai salah satu perusahaan besar di New Zealand yang bergerak di bidang peternakan dan pertanian menyatakan lahan di Tubaba sangat baik dan cocok untuk ditanami jenis rumput pakan ternak yang ada di New Zealand, sehingga kemajuan peternakan Sapi seperti di negara tersebut sangat mungkin dapat dilakukan di Tubaba.

\”Pihak perusahaan sudah mengambil sampel tanah lahan di daerah kita ini dan sudah diteliti di New Zealand. Berdasarkan penelitian mereka, mulai dari struktur hingga kandungan zat atau unsur hara yang terkandung dalam tanah tersebut dinyatakan cocok untuk ditanami rumput dari sana,\” jelasnya.

Baca Juga  Disnak Keswan Tubaba Awasi 7 SPPG, Pastikan Bahan Pangan MBG Aman dan Berkualitas

Untuk menunjang ketersediaan sapi potong, lanjutnya, tak hanya kemajuan dalam peternakan saja, melainkan juga pengembangan peternakan dengan mengadopsi pola peternakan yang dikembangkan di New Zealand tersebut.

Hal ini diyakini akan menjadi salah satu destinasi wisata di Tubaba. Sebab, peternakan sapi dihamparan yang luas dengan rerumputan yang hijau dan asri memiliki nilai estetika (keindahan) tersendiri, dan jika itu terwujud di Tubaba akan menarik minat masyarakat luas untuk mengunjunginya.

\”Kami sudah melihat langsung kemajuan peternakan di New Zealand, yakni peternakan sapi diatas hamparan lahan yang sangat luas, dan begitu indah hijaunya rerumputan. Jadi, di samping polanya yang baik, kemajuan peternakan mereka juga menjadi detinasi wisata,\” pungkasnya. (Arie)

Berita Terkait

Disnak Keswan Tubaba Awasi 7 SPPG, Pastikan Bahan Pangan MBG Aman dan Berkualitas
Sekda Tubaba Pimpin Evkin ASN, Peringkat OPD Bakal Diumumkan Tiap Semester
Kwarcab Tubaba Bekali 41 Peserta Satgas Pramuka Peduli, Siapkan Relawan Muda Tangguh
Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Lampung Perkuat Hilirisasi Kakao Pesawaran untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Gubernur Lampung Raih Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Batin Wulan Lantik Pengurus PMI Kota Metro 2026–2031, Tekankan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Marindo Kurniawan Raih Peringkat Kedua ADLG Awards 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Gubernur Lampung Dorong Tahura WAR Jadi Destinasi Unggulan Ekowisata Lampung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Iwan Mursalin

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Pimpin Evkin ASN, Peringkat OPD Bakal Diumumkan Tiap Semester

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:49 WIB

Lampung Selatan

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 15 Okt 2026 - 13:45 WIB