Pemprov Harapkan RSUDAM Jadi RS Pendidikan Terbaik

Redaksi

Selasa, 31 Juli 2018 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Mengingat pentingnya keberadaaan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung, Pmerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana serta perlengkapan alat kesehatan yang memadai, begitu juga dengan peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM).

Hal itu disampaikan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Hery Suliyanto saat menghadiri acara Visitasi Perpanjangan Rumah Sakit Pendidikan RSUDAM Provinsi Lampung, Selasa (31/7).

Menurutnya, salah satu persayaratan pendidikan kedokteran adalah tersedianya rumah sakit pendidikan utama dalam jaringan lahan praktek yang layak. “Institusi pendidikan harus menjamin tersedianya kualitas pendidikan klinik bagi mahasiswa yang terdiri dari rumah sakit pendidikan dan sarana kesehatan lainnya yang diperlukan,” papar Hery.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Dalam kesempatan itu ia juga berharap RSUDAM Provinsi Lampung dapat menjadi rumah sakit unggul dalam pelayanan, pendidikan dan penelitian kesehatan di Sumatera yang terakreditasi dengan predikat paripurna versi KARS 2012. “Tentunya kita juga berharap RSUDAM menjadi rumah sakit pendidikan utama. Hal ini hanya bisa terwujud apabila kita semua berkomitmen untuk bekerja keras dalam memberikan pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUDAM, Hery Djoko Subandriyo menjelaskan, rumah sakit pendidikan merupakan rumah sakit yang mempunyai fungsi sebagai tempat pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan secara terpadu dalam bidang pendidikan kedokteran, pendidikan berkelanjutan, dan pendidikan kesehatan lainnya secara multiprofesi. “hal ini penting untuk peningkatan kualitas akademik dan riset melalui peningkatan fasilitas layanan, oleh karena itu dibutuhkan rumah sakit yang memiliki standar yang sesuai untuk melayani pasien dan mendidik calon-calon dokter,” jelasnya.

Ini menambahkan, bahwa hal ini sejalan dengan tujuan dari adanya rumah sakit pendidikan yaitu menjamin terselenggaranya pelayanan kesehatan yang dapat digunakan untuk pendidikan dan penelitian kedokteran dan kesehatan lainnya dengan mengutamakan kepentingan dan keselamatan pasien/klien, memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi pasien/klien, pemberi pelayanan, mahasiswa, dosen, subyek penelitian kedokteran dan kesehatan, peneliti, penyelenggara Rumah Sakit Pendidikan, serta institusi pendidikan dan menjamin terselenggaranya pendidikan, pelayanan, dan penelitian kedokteran dan kesehatan yang bermutu.

Ia berharap, RSUDAM Provinsi Lampung  memiliki kemampuan pelayanan yang lebih dari RS Non Pendidikan meliputi terutama dalam bidang penjaminan mutu pelayanan dan keselamatan pasien serta kedokteran berbasis bukti, penerapan metode penatalaksanaan terapi terbaru, teknologi kedokteran yang tepat guna, penentuan hari riwayat yang lebih pendek untuk penyakit yang sama, pemberian hasil pengobatan dan survival rate yang lebih baik, serta tersedianya konsultasi dari Staf Medis Pendidikan selama 24 jam.

“Tujuan dilakukan penetapan rumah sakit menjadi rumah sakit pendidikan adalah untuk peningkatan mutu pelayanan di RS Pendidikan, peningkatan mutu pendidikan sesuai dengan standar pendidikan profesi kedokteran, serta peningkatan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran di RS Pendidikan,” pungkasnya. (Aby)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Berita Terbaru

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB