DPRD Lampung Tekankan Peran Strategis Pertanian dalam Pertumbuhan Ekonomi

Tauriq Attala Gibran

Senin, 9 Februari 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sektor pertanian kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai salah satu penopang utama perekonomian Provinsi Lampung, seiring capaian pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung yang tercatat sebagai tertinggi ketiga di Sumatera.

Lampung (Netizenku.com): Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, mengatakan mayoritas penduduk Lampung berprofesi sebagai petani dengan komoditas unggulan seperti padi, jagung, singkong, dan kopi.

“Tidak dapat kita pungkiri bahwa salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung berasal dari sektor pertanian,” ujar Mikdar saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (9/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  PTPN I Kirim 17 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

Ia menjelaskan, pada masa pemerintahan Gubernur saat ini, sejumlah komoditas unggulan Lampung telah memiliki standar harga eceran terendah (HET), yakni padi Rp6.500 per kilogram, jagung Rp5.600 per kilogram, dan singkong Rp1.350 per kilogram dengan potongan rafaksi. Harga tersebut tidak boleh berada di bawah batas yang telah ditetapkan.

Menurutnya, sebelum adanya kebijakan tersebut, harga hasil panen kerap dimainkan oleh pembeli sehingga petani berada dalam posisi lemah. Petani sering tidak memiliki pilihan karena jika hasil panen ditahan berisiko rusak, sementara jika dijual harganya rendah.

“Dengan adanya standar harga minimal ini, petani kini memiliki kepastian pendapatan yang lebih layak,” jelasnya.

Baca Juga  Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Mikdar menambahkan, keberadaan peraturan gubernur dan peraturan daerah terkait komoditas singkong juga memberikan keuntungan bagi petani dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Lampung.

Ia meyakini, dengan kondisi tersebut, perekonomian Lampung akan semakin membaik dan berpotensi menjadi salah satu yang tertinggi di Sumatera.

Lebih lanjut, Mikdar menegaskan Komisi II DPRD Lampung terus mendorong pemerintah daerah agar sektor pertanian semakin maju, termasuk melalui dukungan bibit, pupuk, dan sarana produksi lainnya.

“Meski pupuk subsidi telah tersedia, petani tetap harus menebusnya. Karena itu, kami berharap ada bantuan tambahan dari pemerintah daerah,” tegasnya.

Baca Juga  Gubernur Lampung: PKH Bukan untuk Ketergantungan, tapi Mendorong Keluarga Mandiri

Ia juga menyoroti langkah gubernur yang dinilai proaktif, salah satunya melalui pengembangan pupuk organik cair (POC)  yang telah diproduksi di sekitar 15 desa. Program tersebut dinilai mampu membantu memaksimalkan hasil pertanian.

Mikdar berharap pemerintah daerah dapat membantu penyediaan alat dan mesin pertanian seperti traktor serta memperbaiki jalan usaha tani agar biaya produksi dapat ditekan.

“Jika biaya produksi turun, hasil produksi meningkat, dan harga tetap baik, maka pendapatan petani akan naik, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke
Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara
Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara
DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija
Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:59 WIB

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:26 WIB

Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB