AMPP-Tokoh Pendiri Pesawaran Gelorakan Seruan Aksi Damai PSU Pilkada

Leni Marlina

Rabu, 12 Maret 2025 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Aliansi Masyarakat Penyelamat Pesawaran (AMPP) bersama sejumlah lembaga dan tokoh pendiri Kabupaten Andan Jejama, menggelorakan seruan aksi damai di tengah tahapan pendaftaran calon pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada.

“Kita minta kalau tahapan ini harus diulang dari awal, maka harus diulang. Karena masyarakat Pesawaran yang menjadi korban. Kita minta ulang dari pendaftaran sehingga tiga artai yakni Demokrat, Golkar dan PPP berembuk lagi menentukan untuk satu pasangan calon,” ungkap Ketua Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP) Syafrudin Tanjung, Rabu (12/3/2025).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Dikatakan bahwa pada Selasa 11 Maret 2025 malam pihaknya sudah membentuk wadah aliansi masyarakat penyelemat Pesawaran (AMPP) yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat Pesawaran. Dimana, wadah ini dibentuk untuk mengawal KPU dalam melakukan PSU sesuai amar putusan MK

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bahwa calon yang harus diusung tiga parpol. Kalau hanya satu atau dua parpol maka tidak memenuhi syarat. Kalau mau di batalkan maka dibatalkan semua,” ucapnya.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Pada Senin 17 Maret 2025 sekitar jam 09.00 WIB tegas Tanjung, pihaknya akan menghimpun masyarakat dari berbagai elemen akan menggelar aksi damai di depan kantor KPU Pesawaran guna mendukung KPU untuk melaksanakan amar putusan MK terkait pelaksanaan PSU Pesawaran. AMP dan para inisiator aksi menargetkan kehadiran 3.000 peserta dalam aksi damai ini.

Tapi kalau mereka tidak melaksanakan amar putusan MK, jangan salahkan kita akan bertindak. Kita selaku masyarakat akan melakukan pengawasan terhadap KPU,” tegasnya.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Menurut Tanjung, KPU dinilai tidak transparan dalam melaksanakan tahapan PSU. Sumber anggaran dan mekanisme lainnya.

“Karena bagaimana pun amburadulnya pelaksanaan Pemilu dan PSU ini akan berdampak terhadap masyarakat Pesawaran. Masyarakat menginginkan proses demokrasi yang bersih, transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum. Dengan adanya tekanan publik, diharapkan KPU Pesawaran segera menindaklanjuti putusan MK demi keadilan dan keberlangsungan demokrasi yang sehat di Kabupaten Pesawaran,” tandasnya. (Soheh)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Berita Terbaru