Bandarlampung (Netizenku.com): Dalam upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Kehutanan Provinsi Lampung telah mengukir prestasi membanggakan.
Program penanaman bantuan bibit Multi Purpose Tree Species (MPTS) jenis Alpukat dan Durian unggul bersertifikat bagi Kelompok Tani Hutan (KTH) se-Provinsi Lampung telah membuahkan hasil yang memuaskan.
Pada bulan November 2023, sebanyak 3.960 batang bibit Alpukat dan Durian telah didistribusikan kepada 3 Kelompok Tani Hutan (KTH) di wilayah UPTD KPH Gunung Balak, termasuk Desa Sumber Marga dan Desa Labuhan Ratu. Upaya ini disambut antusias oleh masyarakat, terbukti dengan tingginya minat mereka untuk menanam dan merawat bibit hingga panen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Masyarakat antusias karena mereka memiliki jaminan atas kualitas bibit dan hasil panen di masa depan,” ungkap Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah, melalui pernyataannya, Jumat (10/5).
Hasil monitoring yang dilakukan oleh penyuluh kehutanan KPH Gunung Balak pada bulan Maret 2024 menunjukkan optimisme yang luar biasa. Persentase tumbuh tanaman mencapai di atas 90%, menjadi indikator kuat keberhasilan program ini.
“Angka ini menunjukkan keberhasilan luar biasa dari program penanaman ini,” tegas Yanyan.
Lebih lanjut, Yanyan menjelaskan bahwa monitoring dilakukan secara berkala untuk memastikan tercapainya tujuan jangka panjang program, yaitu penghijauan lingkungan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
“Dengan program ini, masyarakat dapat melakukan kegiatan Tanam – Rawat – Panen, yang akan meningkatkan jumlah pohon, Indeks Kualitas Tutupan Lahan, dan pendapatan masyarakat dari hasil panen buah,” jelasnya.
Lebih dari sekadar memastikan pertumbuhan fisik bibit, monitoring juga bertujuan untuk membangun pemahaman yang lebih dalam tentang ekosistem lokal dan meningkatkan kapasitas KTH dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.
“Melalui langkah-langkah monitoring yang efektif, kami yakin bahwa program ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kelompok tani hutan, baik dalam upaya pelestarian lingkungan maupun peningkatan kesejahteraan ekonomi,” pungkasnya. (Luki)








