Bau Busuk, Warga Baros Keluhkan Lambannya Pengangkutan Sampah di TPSS

Leni Marlina

Minggu, 25 Februari 2024 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sejumlah warga menunjukan penampakan tumpukan sampah yang telah mengeluarkan bau menyengat di TPSS Kelurahan Baros, Kecamatan Kotaagung yang dibiarkan terus menumpuk selama berhari-hari dan tak kunjung diangkut ke TPA. (NK/Arj)

Foto: Sejumlah warga menunjukan penampakan tumpukan sampah yang telah mengeluarkan bau menyengat di TPSS Kelurahan Baros, Kecamatan Kotaagung yang dibiarkan terus menumpuk selama berhari-hari dan tak kunjung diangkut ke TPA. (NK/Arj)

Tanggamus (Netizenku.com): Keberadaan tempat pembuangan sampah sementara (TPSS) yang terletak di sisi kantor Kelurahan Baros, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, menuai protes warga setempat.

Sejumlah masyarakat bukan menginginkan TPSS dipindah namun mengeluhkan bau menyengat dari tumpukan sampah dan telah dibiarkan berhari-hari tidak segera diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), lantaran tak maksimalnya mobil pengangkut sampah beroperasi.

Baca Juga  Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan

Salah seorang warga Kelurahan Baros Dadang, mengatakan tumpukan sampah di TPSS sudah sangat membeludak bau busuk sangat menyengat dan mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tumpukan sampah ini bau menyengat sekali, hampir dari jarak -+200 Meter sudah tercium bau busuknya,” ujar Dadang, Minggu (25/02/2024).

Ia berharap agar masalah sampah dapat segera terselesaikan dan sampah di TPSS kelurahan Baros dapat secepatnya diangkut jangan dibiarkan menumpuk seperti saat ini.

Baca Juga  Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan

“Kami pak warga sekitar TPSS ini, sudah benar-benar terganggu dengan bau yang sangat menyengat ini, bahkan mau makan saja kami harus mengungsi ke rumah sanak saudara kami yang jauh dari TPSS tersebut,” kata Dadang.

Selama ini sambungnya, keberadaan TPSS ini tak sampai menuai keluhan, bahkan cukup membantu warga supaya tidak membuang sampah sembarangan.

Baca Juga  Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan

“Itu saat kendaraan pengangkut sampah beroperasi sesuai ketentuan, dulu belum sempat menimbulkan bau menyengat sampahnya sudah langsung diangkut ke TPA, ini sampahnya malah sudah dibiarkan berhari-hari menumpuk di TPSS sini, kan sudah jelas fungsinya sementara bukan TPA,” tandasnya. (Arj)

Berita Terkait

Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan
Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan
Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium
Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki
RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan
DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer
PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Berita Terbaru