Dugaan Penyimpangan, FMPB akan Laporkan CV Alfatih Perkasa ke APH

Leni Marlina

Kamis, 8 Februari 2024 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) akan laporkan perusahaan CV Alfatih Perkasa ke Aparat Penegak Hukum. Hal ini dilakukan lantaran adanya dugaan bahwa perusaan tersebut banyak melakukan penyimpangan di dalam pengerjaan proyek pembangunan gedung ruang kelas baru dan rehab ruang kelas SMAN 1 Kedondong.

“Dari hasil kita turun langsung ke lokasi di SMAN 1 Kedondong banyak sekali temuan, dan dari temuan ini akan kita laporkan ke APH, agar mereka turun langsung, melihat langsung kondisi yang terjadi di lapangan dan bisa ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” ancam Ketua Harian FMPB, Safrudin Tanjung.

Menurutnya dari hasil peninjauan yang dilakukannya tersebut nampak terlihat jelas pengerjaan proyek yang menelan anggaran hingga Rp2 miliar itu tergolong asal jadi, dan diduga tidak memenuhi volume yang ada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pekerjaan tersebut kita tahu selesai pada tanggal 20 Desember 2023 lalu, setelah kita lihat kondisi bangunannya sangat asal jadi, dan tidak memenuhi volume yang ada, seperti banyak di beberapa titik tembok dan lantai yang baru dibangun mulai retak, adanya pengurangan pada jumlah kuda-kuda rangka baja, list keramik tembok yang tidak dipasang, timbunan lantai yang tidak padat, serta pengerjaan strukturnya lari dari gambar,” jelas Tanjung.

Dilanjutkannya, meski pekerjaan tersebut belum selesai 100 persen, sudah dilakukan PHO.

“Ini yang menjadi tanda tanya besar, kenapa dan ada apa pekerjaan belum selesai dikerjakan namun sudah dilakukan PHO, ini yang menjadi kecurigaan kita, pasti banyak yang bermain di sini,” sesal Tanjung.

Sementara itu Humas SMAN 1 Kedondong Neni, membenarkan bahwa pembangunan gedung ruang kelas baru dan rehab ruang kelas SMAN 1 Kedondong kondisinya sangat mengkhawatirkan.

“Fakta sederhana yang kita rasakan pemasangan keramiknya juga banyak yang kopong, sehingga bila kita jalan di lantai keramik itu bunyi. Jadi kami berharap agar pekerjaan tersebut diperbaiki sebelum kami menerima kunci agar kami nyaman menempatinya,” ucap Neni. (Soheh)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB