FMPB Sambangi Kantor BPS, Tak Temui Satupun Petugas

Leni Marlina

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) sambangi Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pesawaran. Hal ini guna menindak lanjuti adanya dugaan permainan pada perekrutan pendaftaran calon mitra statistik guna kegiatan survei/sensus oleh BPS Pesawaran.

Namun sayangnya saat Ketua Harian FMPB Saprudin Tanjung, mendampingi Ahmad Nurdin warga Desa Sidodadi, Kecamatan Way Lima, yang merupakan salah satu dari peserta yang dinyatakan lolos pada rekrutmen yang dilaksanakan pada 12 November 2023 lalu. Kepala Kantor BPS Pesawaran menghilang bahkan kantor yang dituju sepi, hanya ada petugas security dan tidak ada satu pun petugas, baik itu staf maupun pihak yang dapat memberikan informasi terkait hal ini.

Hal itu membuat Safrudin Tanjung merasa kecewa karena di jam kerja, seluruh pegawai dan staf tidak ada di kantor, hanya petugas security yang ngantor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini lucu, kantor sebesar ini tidak ada karyawan padahal masih jam kerja, terlebih ini hari diawal pekan. Sesibuk apa sih sampai tidak ada orang, cuma ditemui Satpam? Tapi tak apa kita maklum,” ucap Tanjung dengan nada kesal.

Namun meskipun belum mendapatkan jawaban dari pihak BPS, Tanjung tetap kekeh, agar pihak BPS dapat kooperatif sehingga dapat terkonfirmasi mengenai informasi tersebut.

“Jadi ini akan tetap kita tindak lanjuti, kalaupun dalam kurun waktu dua atau tiga hari ini ada komunikasi dengan pihak BPS itu yang kami harapkan,” harap Tanjung.

Sebelumnya diberitakan perekrutan pendaftaran calon mitra statistik guna kegiatan survei/sensus di BPS untuk tahun 2024 yang dilaksanakan pada 12 November 2023 diduga adanya permainan. Ini dibuktikan ada salah satu peserta yang namanya muncul dan diterima oleh BPS pusat, namun saat dicek di BPS kabupaten namanya menghilang.

Seperti yang dialami Ahmad Nurdin, warga Desa Sidodadi, Kecamatan Waylima, yang merupakan salah satu peserta yang akan direkrut menjadi mitra untuk kegiatan survey dan sensus tersebut. Ia menuding BPS Pesawaran tidak transparan dalam melakukan perekrutan bahkan diduga telah sengaja menghilangkan namanya dari daftar peserta yang diterima. (Soheh)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB