PhilofestID, KLASIKA Andil Ulas Politik & Otoritas

Luki Pratama

Minggu, 3 Desember 2023 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Founder Klasika, Chepry C Hutabarat. Foto: Kiriman WA Pegiat Klasika

Founder Klasika, Chepry C Hutabarat. Foto: Kiriman WA Pegiat Klasika

Bandarlampung (Netizenku.com): Pembahasan filsafat dan dimensi politik yang mendalam akan menjadi sorotan utama dalam gelaran PhilofestID, festival filsafat terbesar di Indonesia, yang akan diselenggarakan di SMA Yos Sudarso Metro, Lampung pada 05-07 Desember 2023.

Setiap tahunnya, PhilofestID menjadi magnet bagi komunitas filsafat, akademisi, dan pecinta filsafat dari berbagai penjuru. Dalam edisi keempatnya ini, festival tersebut akan menjadi panggung bagi pemikiran-pemikiran kritis, termasuk dari para pegiat Filsafat di Lampung, yang salah satunya adalah Kelompok Studi Kader (Klasika).

Founder Klasika, Chepry Chairuman Hutabarat, menyampaikan bahwa perhelatan PhilofestID kali ini akan menyoroti dimensi politik yang jauh lebih dalam dari sekadar realitas praktis dan transaksional yang sering menjadi fokus saat ini.

Baca Juga  Pemprov Lampung Permudah Peminjaman Aset melalui Aplikasi SIMASTER

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Klasika sendiri telah aktif terlibat dalam edisi sebelumnya, membahas tentang ekosistem filsafat. Kini, fokus mereka adalah pada topik Otoritas dan Politik dalam Skena Filsafat.

Ia pun menjelaskan bahwa ada dua poin penting yang ingin mereka angkat yakni privatisasi ruang publik dan ekonomisasi politik.

Pertama, tentang privatisasi ruang publik, ditekankannya, politik seharusnya berada dalam dimensi publik yang menjawab kebutuhan bersama, bukan menjadi urusan privat. Menurutnya, masalah yang biasanya ada di ruang privat, seperti masalah keluarga, seharusnya tidak dijadikan fokus dalam ruang publik yang seharusnya lebih rasional.

Baca Juga  Prof Hamzah, Jalan Pulang Unila kepada Marwah Kampus

“Ketika terdapat masalah di ruang privat, itu disebut sebagai masalah keluarga. Segenap urusan dikeluarga menyangkut emosi seperti rasa sayang dan cenderung irasional. Ketika memasuki ruang negara (publik), maka dimensi privat harus ditanggalkan. Karena ruang publik harus rasional,” kata dia dalam pernyataan persnya, Minggu (3/12).

Kedua, terkait dengan ekonomisasi politik, kekhawatiran atas fakta bahwa politik sering kali dijadikan alat semata untuk mencari keuntungan ekonomis pribadi. Hal ini, menurutnya, menjauhkan politik dari dimensi ideal yang seharusnya dijaga.

Diskusi tentang idealisme politik sangat penting untuk tetap diangkat agar mampu menyeimbangkan praktik-praktik politik yang lebih cenderung kepada kepentingan pribadi dan transaksional.

Baca Juga  98 Kepala Sekolah di Lampung Resmi Dilantik, Sejumlah Jabatan Dirotasi

PhilofestID 2023 berkomitmen untuk menjadi panggung dialog dan pertukaran gagasan dari berbagai latar belakang. Kegiatan ini akan diisi dengan berbagai sesi seperti dialog, debat, serta hiburan berupa pentas seni dan penayangan film yang menarik dan variatif.

Diketahui bahwa kegiatan PhilofestID tahun ini akan terselenggara baik secara luring maupun daring dengan tema utama “Menenun Jejaring Komunitas Filsafat”.

PhilofestID mengundang semua yang berminat, karena acara ini terbuka untuk umum secara gratis, guna memperluas ruang diskusi dan pemahaman akan filsafat dan politik dalam konteks zaman yang terus berkembang. (Luki) 

Berita Terkait

Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia
Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung
Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Berkelanjutan dan Berorientasi Ekonomi
NasDem Lampung Instruksikan Fraksi Perketat Pengawasan Distribusi BBM Subsidi
Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk
Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan
Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan
PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Berkelanjutan dan Berorientasi Ekonomi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Berita Terbaru