Dinas PPPA Balam Minta Masyarakat Lapor Jika Terjadi Kekerasan Online

Redaksi

Selasa, 11 Juli 2023 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui jejaring online semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA) Bandarlampung.

Salah satu bentuk kekerasan yang dimanfaatkan oleh oknum melalui perkembangan teknologi adalah modus video call berbau seks.

Kepala Dinas PPPA Bandarlampung, Maryamah, mengatakan sepanjang tahun 2023, tercatat telah terjadi 3 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui jejaring online.

Baca Juga  Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maryamah menjelaskan bahwa modus yang digunakan oleh pelaku adalah dengan melakukan video call terhadap korban, lalu meminta korban untuk melakukan aksi bugil dengan dijanjikan hadiah.

Setelah itu, pelaku merekam aksi bugil korban dan menggunakan rekaman tersebut sebagai senjata untuk memeras uang atau memuaskan hasrat mereka.

“Dalam kejadian ini, usia korban bervariasi, sebagian besar masih di bawah umur. Kalau usianya di atas 17 tahun, biasanya mereka secara sukarela,” ujar Maryamah kepada wartawan Netizenku.com saat diwawancarai di ruangannya pada hari Selasa (11/7).

Baca Juga  Ratusan Ribu Warga Padati Jalan Sehat HUT Kota Bandar Lampung ke-344

Maryamah juga mengimbau agar korban kekerasan online tidak merasa malu untuk melaporkan kejadian tersebut kepada PPPA. Menurutnya, kejadian serupa kerap terjadi, tetapi tidak dilaporkan lantaran korban merasa malu atau terancam oleh pelaku.

“Melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, dan bahkan melalui Mobile Legend. Seringkali korban merasa takut melaporkan karena terancam oleh pelaku,” ungkapnya.

Baca Juga  BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih

Dalam hal itu, Maryamah menegaskan bahwa pihak PPPA siap memberikan pendampingan psikologis kepada anak-anak korban serta melindungi mereka.

“Kami memiliki 8 psikolog yang siap membantu. Karena prioritas utama kami adalah anak-anak,” tutupnya.

Ia juga mengimbau kepada orang tua di Kota Tapis Berseri untuk memberikan pendidikan yang rawan terhadap anak dan melakukan pengawasan yang ketat, demi menjaga keamanan anak. (Luki)

Berita Terkait

Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut
Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang
BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih
80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading
Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:16 WIB

Pemkab Tubaba Mulai Gembleng Calon Paskibraka HUT Ke-81 RI di Tubaba

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Ny. Ana Nadirsyah: Perempuan Harus Pahami Hak dan Berani Tolak Kekerasan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Pemkab Tubaba Perkuat Perlindungan Hukum Perempuan dan Anak Lewat Kolaborasi Forum PUSPA

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Pemkab Tubaba Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Seluruh OPD Diminta Perkuat Koordinasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Sekda Tubaba Tekankan OPD untuk Optimalisasi Program Prioritas, dan Stabilitas Fiskal

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Damkar Tubaba Imbau Warga Waspada Kebakaran Saat Musim Kemarau

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:10 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat di Tubaba Masuki Tahap Persiapan Teknis

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:20 WIB

Pemkab Tubaba Identifikasi Kebutuhan SMP Karya Bhakti untuk Perbaikan Fasilitas Belajar

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Mulai Gembleng Calon Paskibraka HUT Ke-81 RI di Tubaba

Senin, 3 Agu 2026 - 22:16 WIB

Tulang Bawang Barat

Ny. Ana Nadirsyah: Perempuan Harus Pahami Hak dan Berani Tolak Kekerasan

Senin, 3 Agu 2026 - 21:59 WIB