Komisi 1 Desak APH Audit Lengkap Bangunan “Miring” RSUDAM

Redaksi

Jumat, 24 Juni 2022 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Ramainya pemberitaan terkait dugaan miringnya bangunan gedung Rumah Sakit Daerah Abdul Moeloek belakangan ini mencuri perhatian publik.

Beberapa waktu lalu komisi V DPRD Lampung yang dipimpin langsung oleh ketua komisi V Yanuar Irawan telah melakukan sidak yang didampingi langsung oleh Direktur RSUDAM Lukman Pura.

Hasilnya, komisi V meminta proses pembangunan gedung dihentikan sementara dan meminta penjelasan dari tenaga teknis yang bersertifikat apakah proses pembangunan dapat di lanjutkan atau tidak.

Baca Juga  Peringati 30 Tahun Kudatuli, Winarti Ajak Generasi Muda Jaga Demokrasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbeda dengan pendapat para anggota komisi V DPRD Lampung, Watoni Noerdin selaku anggota komisi I yang membidangi pemerintahan mendesak aparat penegak hukum (APH) melakukan audit lengkap terhadap proyek pembangunan gedung di lingkungan RSUDAM tersebut.

“Audit lengkap bisa di lakukan oleh aparat penegak hukum mulai dari proses tender dan pemenang tender, apakah proses tender di lakukan secara terbuka dan pemenang tender mengantongi sertifikat” ujarnya.

Baca Juga  Pangdam XXI/RI Tekankan Sinergi Sukseskan KDKMP

Persoalan ini sebelumnya terkuak atas temuan BPK RI tentang laporan keuangan di dalam management RSUDAM terkait banyaknya hutang piutang yang jumlahnya hingga puluhan miliar rupiah. Selanjutnya, temuan merembet pada miringnya konstruksi bangunan gedung yang anggaranya juga fantastis.

Watoni melihat dari sisi kemanusiaan, “jika bangunan gedung tersebut tidak sesuai sepesifikasi maka bisa saja di kemudian hari menimbulkan persoalan seperti rubuhnya konstruksi bangunan dan menimbulkan korban jiwa”. tambahnya.

Baca Juga  Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Ia juga berharap, aparatur penegak hukum dapat proaktif melakukan penyelidikan dan audit lengkap terkait persoalan ini. Mengingat pembangunan gedung tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD. (Agis)

Berita Terkait

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa
Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026
Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global
Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0
Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam
DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027
Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB