Pemkab Pringsewu Ikuti Puncak Peringatan Harganas 2021

Redaksi

Selasa, 29 Juni 2021 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-28 tahun 2021 bertema “Keluarga Keren Cegah Stunting”, diperingati secara virtual oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Pemerintah Kabupaten Pringsewu yang terdiri dari Wakil Bupati, DR.Fauzi, SE, M.Kom., Akt., CA, CMA, didampingi Wakil Ketua TP-PKK, Rita Irviani Fauzi, Sekdakab, Drs.Heri Iswahyudi, M.Ag., didampingi Ketua DWP, Sri Prihatin Iswahyudi, beserta sejumlah pejabat terkait mengikuti kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Presiden RI KH.Ma’ruf Amin melalui video teleconference tersebut dari Aula Utama pemkab setempat, Selasa (29/6/21).

KH.Ma’ruf Amin dalam sambutannya mengatakan keluarga adalah sekolah pertama dalam menyiapkan generasi bangsa yang baik di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di sinilah peran penting BKKBN, salah satu tugas utamanya melaksanan pembangunan keluarga,” katanya.

Baca Juga  Polisi Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru MTsN 2 Pringsewu

Disampaikannya, pemerintah serius menyikapi persoalan stunting, dimana peran keluarga sangat penting dalam mengatasi masalah ini. Menurutnya, ada 8 fungsi keluarga, yakni fungsi agama, kasih sayang, perlindungan, sosial budaya, reproduksi, pendidikan, ekonomi dan pembinaan lingkungan.

Keluarga menjadi tempat dimana nilai agama diberikan, diajarkan, dan dipraktikkan sehingga orang tua berperan menanamkan nilai-nilai agama sekaligus memberi identitas agama kepada anak.

“Keluarga yang berhasil menerapkan nilai-nilai agama melalui contoh dalam kehidupan sehari-hari mampu memberikan fondasi yang kuat bagi setiap anggota keluarganya,” kata wapres.

Nilai-nilai kasih sayang diberikan secara langsung dari orang tua kepada anaknya. Sejak bayi dilahirkan, sejak itu pula ia mengenal kasih sayang. Perasaan disayangi sangat penting bagi seorang anak, karena kelak ia akan tumbuh menjadi seseorang yang mampu menyayangi pula. Selanjutnya fungsi perlindungan, idealnya keluarga menjadi tempat yang membuat anggotanya merasa aman dan tentram.

Baca Juga  Kapolres Pringsewu Blusukan, Bagikan Sembako dan Bendera

“Nilai-nilai saling menghormati dan toleransi bisa ditanamkan sejak dikeluarga,” tegasnya.

Selain itu, fungsi sosial budaya, di mana keluarga juga mempunyai peran penting dalam memperkenalkan anak kepada nilai-nilai sosial budaya yang ada di masyarakat.

Terlebih lagi di Indonesia, sopan santun sangat dijunjung tinggi, dengan berbagai macam norma, adat istiadat, dan budi pekerti yang berlaku di masyarakat. Dalam fungsi reproduksi, melalui pernikahan yang sah, keluarga menjadi entitas yang mampu menghasilkan generasi penerus bangsa. Pendidikan seks sejak dini dan sikap menghargai lawan jenis perlu ditanamkan dalam keluarga.

Untuk fungsi pendidikan, lanjut wapres, menjadikan keluarga sebagai tempat pertama seorang anak belajar bersosialisasi dengan orang lain, yaitu orangtua dan saudara-saudaranya. Di dalam keluarga pula proses pendidikan untuk pertama kalinya diterima oleh anak.

Baca Juga  Wabup Pringsewu Perkuat Sinergi dengan DMI

Pada fungsi ekonomi, biasanya mempengaruhi keharmonisan keluarga. Karena itu, mengajarkan anak untuk berhemat dan menumbuhkan jiwa wirausaha akan membuat mereka kelak dapat cerdas secara finansial.

“Yang terakhir adalah pembinaan lingkungan, dimana gaya hidup ramah lingkungan dapat terwujud jika ditanamkan sejak dini dalam keluarga. Begitu juga dengan kebiasaan peduli dengan lingkungan sekitar. Karena itu, perlu ditanamkan sifat cinta lingkungan sejak dini dalam keluarga, karena hanya dari alam kita dapat hidup,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Pusat dr.Hasto Wardoyo mengatakan Harganas merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada keluarga di Indonesia dalam pembangunan nasional.

“Harganas tahun ini mengusung tema ‘Keluarga Keren Cegah Stunting’, yang mengandung makna bahwa peringatan Harganas adalah momentum baik untuk merefleksikan pentingnya institusi terkecil dalam suatu masyarakat, yaitu keluarga,” ungkapnya. (Rz/len)

Berita Terkait

Renovasi Jembatan Gantung Bumi Arum Rampung, Warga Berharap Segera Dibangun Permanen
Pringsewu Raih Penghargaan Kabupaten Pangan Aman Level 5 dari Badan POM
Jejak Ponsel Antar Polisi Ungkap Persembunyian Terduga Pelaku Pencurian dan Pencabulan
Dengarkan Radio Rapemda, Pengerusi Koperasi Malaysia Jajaki Potensi Mocaf Pringsewuu
Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan Beras Tahap II kepada 55.048 Penerima
Polisi Tetapkan FD Tersangka Kasus Pelajar di Kos
Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026
Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:10 WIB

Lentera Swara Lampung | 164 | Jumat, 17 Juli 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:36 WIB

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 03:10 WIB

Lentera Swara Lampung | 162 | Senin, 29 Juni 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 01:59 WIB

Lentera Swara Lampung | 161 | Senin, 22 Juni 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:01 WIB

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:05 WIB

Lentera Swara Lampung | 159 | Jumat, 22 Mei 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:53 WIB

Lentera Swara Lampung | 158 | Jumat, 8 Mei 2026

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Audiensi dengan DPRD, Bahas HPN dan Porwanas 2027

Sabtu, 29 Agu 2026 - 13:45 WIB

Lampung

PTPN I Kirim 17 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

Jumat, 28 Agu 2026 - 22:07 WIB

Bandarlampung

PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP

Jumat, 28 Agu 2026 - 17:20 WIB