Warga Sambut Baik Pulau Mahitam Dibuka Kembali

Redaksi

Minggu, 30 Mei 2021 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Supiya warga Dusun Seribu, Desa Gebang, Teluk Pandan, Pesawaran membuka usaha warung di tempat yang disediakan pengelola Pulau Mahitam, Sabtu (29/5). Foto: Netizenku.com

Supiya warga Dusun Seribu, Desa Gebang, Teluk Pandan, Pesawaran membuka usaha warung di tempat yang disediakan pengelola Pulau Mahitam, Sabtu (29/5). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Masyarakat sekitar Pulau Mahitam di Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyambut baik dibukanya kembali Pulau Mahitam untuk aktifitas pariwisata.

Pulau Mahitam kembali menerima kunjungan wisatawan sejak Sabtu, 29 Mei 2021, setelah ditutup sejak Januari 2021 lalu.

Salah satu warga setempat, Supiya (26), yang membuka usaha warung mengaku bisa meraup laba bersih hingga Rp2 juta setiap bulannya dengan berdagang makanan dan minuman ringan, terutama es dugan atau kelapa muda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya relatif sih tergantung jumlah pengunjung cuma kan di sini potensi,” ujar wanita muda asal Dusun Seribu, Desa Gebang ini.

Baca Juga  BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih

Supiya menjelaskan potensi ekonomi pariwisata yang dimiliki Pulau Mahitam di antaranya alam yang eksotis masih terjaga keasliannya dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki melewati pasir putih yang timbul saat air laut surut.

Piya sapaan akrabnya, menjadi pelaku usaha wisata bersama suaminya Rahmat yang asli putera daerah setempat.

Rahmat menjadi nelayan pengangkut penumpang yang akan menyeberang dari Desa Ketapang ke Pulau Mahitam.

Akses ke Pulau Mahitam memiliki banyak jalur lewat perairan. Bahkan bisa ditempuh dengan kapal dari Gudang Lelang di Kota Bandarlampung.

Supiya menuturkan Pulau Mahitam yang masuk Kawasan Strategis Nasional dalam Peta Latihan Militer mulai dikelola menjadi objek wisata sejak Maret 2020. Tepat pada saat pandemi Covid-19 mulai mewabah.

Baca Juga  BPBD Tangani Pohon Tumbang di Tanjung Karang Barat

Sebulan kemudian, April 2020, pembatasan pengunjung diberlakukan untuk Protokol Kesehatan Covid-19 dan berdampak pada perekonomian.

“Ditambah lagi dengan penutupan sejak Januari 2021, praktis tidak ada penghasilan. Kita kurang paham soal perizinan, enggak pernah tahu (Pulau Mahitam) ini zona latihan tempur, tapi ketika hari ini disuruh buka (warung) ya kita buka,” ujar dia.

Pihak pengelola, lanjut Supiya, menggandeng warga setempat untuk bersama-sama mengelola Pulau Mahitam lewat pemuda karang taruna yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

“Ada dua Pokdarwis di sini (Pulau Mahitam) Babe Gaul dan Tunas Muda. Di Desa Gebang ada Ketapang Lestari yang concern akan hutan mangrove,” kata dia.

Baca Juga  Eva Dwiana dan Kapolresta Bandar Lampung Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Masyarakat setempat, lanjut dia, semakin sadar akan pentingnya hutan mangrove sehingga penanaman pohon bakau tak hanya sebatas di Pantai Mandapa tetapi semakin memperluas cakupan hutan mangrove.

“Pantai Mandapa enggak ada pasir putihnya tapi mangrove semua jadi bagus juga,” ujar dia.

Pengelola Pulau Mahitam, Doddie Irawan, saat ditemui mengatakan pihaknya mengusung konsep wisata bagi kelas menengah ke bawah sehingga terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Konsep kita ekonomi kerakyatan, pemberdayaan masyarakat dengan menghimpun pedagang warung, warga nelayan. Sebagian besar masyarakat sini yang bermata pencaharian sebagai nelayan menyediakan perahu angkutan,” kata dia. (Josua)

Baca Juga: Destinasi Wisata Pulau Mahitam Pesawaran Kembali Dibuka

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Rabu, 30 September 2026 - 22:10 WIB

Wagub Jihan Siap Dukung Pengembangan Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIB

Wagub Jihan Dorong Modernisasi Pertanian untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 15:36 WIB

Sekdaprov Lampung Dorong Penguatan PPID dan Pemanfaatan Media Sosial untuk Keterbukaan Informasi

Rabu, 30 September 2026 - 15:27 WIB

Gubernur Mirza Hadiri Apel Akbar Satlinmas di Jawa Tengah

Rabu, 30 September 2026 - 14:45 WIB

Disdik Lampung Perkuat Pengawasan Siswa Cegah Keterlibatan Narkoba

Rabu, 30 September 2026 - 13:30 WIB

Pemprov Lampung Permudah Peminjaman Aset melalui Aplikasi SIMASTER

Rabu, 30 September 2026 - 11:21 WIB

Koperasi IJP Lampung Luncurkan RPK, Perkuat Layanan Kebutuhan Pokok Anggota

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Rabu, 30 Sep 2026 - 20:05 WIB