Pura Bhuana Shanti Tanjungsenang Gelar Upacara Mecaru Sambut Nyepi 1943 Caka

Redaksi

Jumat, 12 Maret 2021 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara Piodalan Ke-35 Pura Bhuana Shanti pada 2019 lalu. Foto: Dokumentasi

Upacara Piodalan Ke-35 Pura Bhuana Shanti pada 2019 lalu. Foto: Dokumentasi

Bandarlampung (Netizenku.com): Umat Hindu Kota Bandarlampung menggelar Upacara Mecaru menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1943 yang jatuh pada Minggu (14/3).

Wakil Ketua Bidang Ekonomi Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Lampung, Wayan Aryudi, saat dihubungi Jumat (12/3) siang, menjelaskan Upacara Mecaru merupakan upacara korban suci kepada Butha Kala.

\”Ada beberapa rangkaian kegiatan yang sudah kami laksanakan, kemarin kita Melasti, karena dalam kondisi pandemi Covid-19, Melasti di pura masing-masing,\” kata Wayan.

Baca Juga  Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Hari ini membuat Caru untuk persiapan besok, korban suci (dibuat) dari buah dan daging, dan membuat penjor kecil-kecilan, ada sanggahnya,\” lanjut Wayan yang juga Sekretaris Banjar Bhuana Shanti Kecamatan Tanjungsenang.

Upacara Mecaru akan digelar Sabtu (13/3) besok pukul 09.00 Wib di Pura Bhuana Shanti.

Baca Juga  Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG

\”Kemudian Nyepi dilaksanakan Sabtu malam mulai pukul 00.00 Wib dinihari hingga Minggu malam pukul 00.00 Wib, jadi 24 jam,\” ujar Wayan.

Untuk sementara ini, lanjut dia, sesuai imbauan dari PHDI pusat tidak ada arak-arakan atau pawai ogoh-ogoh.

Dia mengimbau kepada umat Hindu Kota Bandarlampung agar melaksanakan Catur Brata Penyepian di rumah masing-masing dengan tertib, tidak menggangu ketertiban masyarakat umum di masa pandemik.

Baca Juga  Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG

Catur Brata terdiri dari amati geni (tidak menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan).

\”Dalam pelaksanaannya kami dibantu Bankom umat beragama lain. Biasa seperti itu, toleransi umat beragama lah sesuai dengan tema perayaan Nyepi tahun ini,\” kata Wayan. (Josua)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:21 WIB

Bandar Lampung Bersiap Jadi Tuan Rumah Porprov X 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:51 WIB

DPRD Lampung Soroti Pelajar Menyeberang Sungai Way Bungur

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:20 WIB

KONI Lampung Bentuk Panitia Persiapan Porprov X 2026 di Bandar Lampung

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:02 WIB

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Senin, 2 Februari 2026 - 21:18 WIB

Triga Lampung Temui Kemenhan, Bahas Keberlanjutan Lahan Tebu Eks SGC

Senin, 2 Februari 2026 - 13:53 WIB

KONI Lampung Intensif Pantau Atlet Berprestasi Jelang PON 2028 dan Persiapan Tuan Rumah PON 2032

Senin, 2 Februari 2026 - 13:38 WIB

KONI Riau Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah PON 2032

Senin, 2 Februari 2026 - 12:20 WIB

Pemprov Lampung Prioritaskan Pembangunan Jembatan Kali Pasir untuk Akses Sekolah

Berita Terbaru

Lampung

Bandar Lampung Bersiap Jadi Tuan Rumah Porprov X 2026

Selasa, 3 Feb 2026 - 13:21 WIB

Lampung

DPRD Lampung Soroti Pelajar Menyeberang Sungai Way Bungur

Selasa, 3 Feb 2026 - 12:51 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Selasa, 3 Feb 2026 - 00:02 WIB