Umar Ahmad Panen Perdana Budidaya Lele Sistem Bioflock

Redaksi

Selasa, 8 Desember 2020 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Umar Ahmad SP, melakukan panen perdana budidaya ikan lele dengan sistem bioflock di Pondok Darussholihin Tebu Ireng 12, di Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Selasa (8/12).

Budidaya lele ini merupakan paket bantuan Pemerintah Pusat yang diberikan melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Umar Ahmad menjelaskan nilai Nemen Nedes Nerimo yang dimunculkan Pemkab Tubaba dalam menanamkan, memperjuangkan nilai-nilai kebaikan di dalam mendesain semua program pembangunan di Kabupaten Tubaba ternyata saat ini mendapatkan respon yang cukup tinggi dari orang luar Tubaba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kita tidak menawarkan apa yang kita punya tetapi apa yang ingin kita capai di masa-masa yang akan datang. Nilai yang kita munculkan di tanah yang kita yakini akan tumbuh banyak kebaikan ini, menjadi daya tarik banyak orang juga ingin ikut menjadi pelaku sekaligus saksi di dalam proses kita menumbuhkan kebaikan itu. Mungkin 7 tahun yang lalu orang nggak begitu percaya ketika kita semua, ngomongin nilai Nemen Nedes dan Nerimo ini,\” kata dia saat panen perdana ikan lele yang juga dihadiri Ketua DPRD Tubaba, Ponco Nugroho, ST dan beberapa pejabat eselon.

Baca Juga  Proyek RSUD Tubaba Rp128 M Diduga Minim Transparansi

Terkait dengan budidaya ikan lele dengan sistem bioflok, Umar Ahmad menyakini model budidaya tersebut bisa lebih hemat dan efektif, pengawasan mudah, kolam pun bersih.

\”Saya merasa bangga dan mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Pondok Pesantren Darussholihin yang telah mencoba mengembangkan budidaya lele sistem bioflok, dan mudah-mudahan keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi warga masyarakat lainnya untuk melaksanakan sistem budidaya bioflok,” kata Umar Ahmad.

Baca Juga  Wabup Tubaba Ikuti Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergi Daerah

Lebih lanjut, Umar Ahmad mengharapkan masyarakat di Tubaba untuk bisa mengembangkan budi daya ikan dengan sistem bioflok. Karena selain lebih ekonomis dan menguntungkan, juga dalam rangka mengurangi permasalahan atau dampak negatif yang sering kali timbul dari usaha budidaya lele,” ulasnya.

Sementara itu, potensi budi daya ikan di Tubaba, menurut bupati, masih sangat banyak seperti banyaknya jumlah bawang (Sungai) atau cekungan air di bantaran sungai yang dibuat oleh Tuhan cukup banyak di Tubaba.

Baca Juga  Tergabung di Kloter 18, Ratusan Jamaah Haji Tubaba Bertolak ke Asrama Rajabasa

\”Ini bisa menjadi tempat potensi pengembangan budi daya ikan. Puluhan ton ikan bisa dipanen dari ini, bila ini dimanfaatkan dengan baik. Memang, bantaran sungai sekarang ini bagi Teman-teman sudah tinggal namanya saja. Kenapa? karena sudah terjadi pendangkalan mulai banyak tertutup lumpur, kemudian hutan-hutan di samping kiri-kanan di tebang, sehingga tidak ada lagi tempat untuk tumbuh berkembangnya ikan sampai bisa dipanen secara alamiah,\” ujar bupati.

Namun, untuk mengembalikan fungsi dan habitat sungai tersebut, pihaknya saat ini tengah mengkaji dan mengusulkan untuk merevitalisasi sungai-sungai, sehingga nanti diharapkan hal ini bisa menjadi tempat untuk tumbuh berkembang biaknya ikan dan dapat menjadi peluang, lapangan pekerjaan bagi penggelola bawang-bawang ini,” tutupnya. (Arie/len)

Berita Terkait

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha
Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing
Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga
Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba
Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.
Tubaba Q Sehat, Jemput Bola Layanan Kesehatan Gratis di 16 Titik

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:04 WIB

Polres Pringsewu Gagalkan Tawuran Remaja, Tiga Pelaku dan Celurit Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:01 WIB

Wabup Pringsewu Buka Penyaluran Bantuan Pangan 2026 di Pardasuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pemkab Pringsewu Apresiasi Perbaikan Jalan Provinsi oleh Pemprov Lampung

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:58 WIB

LSM Trinusa Unras di DPRD dan Kejari Pringsewu, Polisi Fasilitasi Dialog

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:26 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 693 KPM Rejosari

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:52 WIB

Bupati Pringsewu Dukung Polda Lampung Tindak Tegas Pelaku Begal

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Bupati Pringsewu Resmikan SDN 1 Gunungraya Jadi Sekolah Definitif

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:20 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kesadaran Masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Perpajakan Daerah

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB

Lampung Barat

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

Senin, 25 Mei 2026 - 21:34 WIB