\’Mengan Balak\’ Pringsewu Masuk Rekor Dunia

Redaksi

Kamis, 29 Maret 2018 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku): Masih dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Pringsewu ke-9, Pemkab Pringsewu menggelar Mengan Balak (makan besar) yang diikuti sekitar 5000an masyarakat yang tumpah ruah berkumpul menjadi satu dalam ikatan kebersamaan.

Acara Mengan Balak yang berlangsung di Lapangan Kuncup, Kabupaten Pringsewu, Kamis (29/3) siang tersebut, berhasil memecahkan rekor dunia serta tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) karena menyajikan sebanyak 15.000 porsi nasi bakar bambu untuk sekitar 5000an peserta yang belum pernah ada selama ini.

Acara Mengan Balak tersebut dihadiri oleh Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dan Wakil Bupati Dr.Hi.Fauzi bersama Ketua dan wakil ketua TP-PKK, wakil ketua DPRD Pringsewu S.Nainggolan, jajaran muspida, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Budiman dan ketua DWP bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, serta tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama, dan lebih dari lima ribuan warga Kabupaten Pringsewu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Pringsewu, Sujadi, dalam sambutannya mengatakan Mengan Balak merupakan salah satu dari bentuk  ragam budaya daerah Lampung yang wajib dilestarikan, sebagaimana yang diamanatkan oleh Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No.10 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelestarian Tradisi.

Baca Juga  Aktivitas Warga Pringsewu Kembali Bergeliat Usai Libur Nataru

“Mengan Balak yang secara harafiah berarti makan besar, memiliki makna yaitu sebuah bentuk penyajian makanan dalam jumlah yang besar untuk dimakan secara bersama-sama. Mengan Balak ini juga merupakan sebuah peristiwa budaya yang sangat unik yang lebih menekankan pada arti sebuah kebersamaan,” ujarnya.

Menurut Sujadi, selain sebagai wahana dalam rangka melestarikan budaya bangsa, acara Mengan Balak tersebut  juga dapat dijadikan sebagai media untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah Pringsewu kepada publik secara luas, disamping untuk lebih meningkatkan kepedulian masyarakat Pringsewu sendiri terhadap warisan leluhur bangsa, selain dapat pula dimanfaatkan sebagai sarana untuk mempromosikan potensi kepariwisataan yang dimiliki Kabupaten Pringsewu.

Bupati Pringsewu Hi.Sujadi juga menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara, panitia, serta seluruh peserta Mengan Balak, maupun yang lainnya yang telah turut serta dalam mensukseskan kegiatan tersebut. “Saya ingin kegiatan yang sangat baik ini, dapat terus berkesinambungan, dan bahkan bisa lebih ditingkatkan di masa-masa mendatang. Terlebih semua bahan makanan, mulai dari beras, ikan, bumbu, hingga sayuran, termasuk wadahnya berupa daun pisang dan bambu, semuanya berasal dari Pringsewu,” katanya.

Baca Juga  Wakapolres Pringsewu Tinjau Produksi hingga Distribusi Program Makan Bergizi Gratis

Perwakilan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Awan Rahargo  mengatakan kegiatan Mengan Balak atau makan besar secara bersama-sama yang melibatkan ribuan peserta, dengan sajian nasi bakar bambu sebanyak 15.000 porsi ini merupakan yang pertama terjadi, bukan hanya di Indonesia, namun juga DI seluruh dunia. \”Museum Rekor Indonesia atau MURI memberikan ucapan selamat serta apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu atas pemecahan rekor ini,\” katanya.

Sementara itu,  ldi lokasi yang sama, pada malam harinya juga digelar acara Kenduri Rakyat, yang dihadiri oleh sejumlah Duta Besar negara-negara sahabat, diantaranya Duta Besar Serbia (Mr.H.E. Slobodan Marinkovic), Dubes Iraq (Mr.Abdullah Hasan Saleh Alaawr), Dubes Qatar (Mr.Ahmed Bin Jassim Al-Hamar), Wakil Duta Besar Negeri Belanda (Mr Carel de Groot), Counsellor Oman (Mr.Anwar Ahmed M. Muqaibal), Charge d’ Affaires Uzbekistan  (Mr.Mahmud Tohtiev), Duta Besar Jerman, Dubes Filipina, serta Duta Besar Singapura, juga sejumlah pejabat Kementerian Luar Negeri.

Baca Juga  Bupati Pringsewu Serahkan SK Dewan Pengawas RSUD

Terkait kegiatan Kenduri Rakyat yang merupakan sebuah pesta rakyat, karena kesemuanya berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat Kabupaten Pringsewu, menurut Bupati Pringsewu Hi.Sujadi merupakan salah satu bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat, rahmat, serta karunia yang telah dicurahkan, terutama dalam rangka HUT Kabupaten Pringsewu ke-9.

“Sekaligus sebagai wahana untuk bersama-sama memanjatkan do’a, serta memohon keselamatan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa bagi seluruh warga Pringsewu dan kita semua,” katanya. (Darma)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers
Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu
Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU
Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga
Polres Pringsewu Hadirkan Layanan SKCK di MPP
Pemkab Pringsewu Hadiri Rakornas Sinergi Pusat dan Daerah 2026 di Bogor
SPBU Pertama di Jalur Pringsewu–Bandara Radin Inten II Resmi Beroperasi
Guru SD Terlibat Jaringan Sabu, Kapolres Pringsewu: Ancaman Sosial Serius

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 18:51 WIB

Ketua DPRD Lampung Sebut Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Senin, 23 Februari 2026 - 15:27 WIB

DPRD Lampung Mengingatkan Pengusaha Tak Ambil Untung Berlebihan saat Ramadan

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:34 WIB

DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:59 WIB

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Lampung

Ketua DPRD Lampung Sebut Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Senin, 23 Feb 2026 - 18:51 WIB

Lampung

DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat

Minggu, 22 Feb 2026 - 22:34 WIB

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB