Sempat Tangani PDP, Dokter di Lampung Positif Covid-19

Redaksi

Senin, 4 Mei 2020 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Istimewa.

Ilustrasi Istimewa.

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengumumkan seorang dokter dari Lampung Selatan menjadi pasien nomor 53 positif Covid-19, Senin (4/5).

Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, mengatakan bahwa doktor yang disebut membuka praktik di Kalianda, Lampung Selatan itu sempat dikunjungi salah satu pasien KA sebelum disarankan untuk rujuk ke RSUD Lampung Selatan.

\”Pasien nomor 53 merupakan laki-laki berusia 70 tahun, alamatnya di Lampung Selatan. Di mana yang bersangkutan adalah seorang doctor profesional yang berpraktik di Kalianda Lampung Selatan. Diketahui kemudian pasien berinisial KA ini ditetapkan sebagai PDP dengan hasil swab negatif ,\” ungkapnya.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Sosialisasikan Bahaya Liquid Vape ke Sekolah Mulai 21 Oktober

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reihana menjabarkan lebih rinci, sejak 13 April 2020, doktor tersebut tidak membuka praktik. Kemudian yang bersangkutan datang ke RSYD Lampung Selatan untuk melakukan rapid test pada 17 April 2020 silam. Namun hasilnya nonreaktif atau negatif.

\”Dan pada tanggal 27 April 2020, dia kembali mendatangi rumah sakit yang sama dengan keluhan batuk, dilakukan rapid test lagi dan hasilnya nonreaktif atau negatif,\” ujarnya.

Baca Juga  Sahdana Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas di Lampung

Pada saat itu, petugas mengambi specimen swab tenggorokan untuk dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Sementara, doktor tersebut dilakukan perawatan atau diisolasi.

Pada tanggal 28 April 2020, pasien dirujuk ke salah satu rumah sakit swasta di Bandarlampung untuk dilakukan scanning. Sesampainya di rumah sakit, pasien ini diperiksa oleh dokter spesialis paru dengan keluhannya batuk, demam, sesak, diare sebanyak empat kali, tidak nafsu makan dan tubuhnya lemas.

Baca Juga  DPRD Lampung Khawatir Antrean Solar Ganggu Panen dan Distribusi Hasil Pertanian

Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium dan rontgen, pihak rumah sakit menyarankan agar pasien tersebut dirawat. \”Dan pada tanggal 2 Mei 2020, hasil pemeriksaan swab telah terbit dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang , yang menyatakan positif COVID-19,\” kata Reihana.(*)

Berita Terkait

Winarti Minta Komang Koheri Prioritaskan Pertanian dan Infrastruktur Lampung Tengah
Lantik Komang Koheri, Mirzani Tekankan Sinergi Pembangunan dan Integritas
Lampung Perkuat Infrastruktur dan Layanan untuk Perluas Pasar Ekspor
Komang Koheri Resmi Dilantik, Siapkan Agenda Pembangunan Lampung Tengah
Mikdar Ilyas Dorong Penguatan Distribusi Pupuk untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirza Ajak Generasi Muda Kembangkan Hilirisasi Komoditas Unggulan Desa
Wagub Jihan Pastikan Pembangunan Kampung Nelayan Berjalan Sesuai Rencana
Wagub Jihan Salurkan Bantuan Sosial dan Alat Bantu Disabilitas di Pesisir Barat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB