Walikota Herman HN Bantah Berita Rakyatnya Kelaparan

Redaksi

Rabu, 22 April 2020 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Walikota Bandarlampung, Herman HN, membantah kabar berita terkait rakyatnya yang kelaparan di tengah pandemi covid-19.

\”Ohiya di Rajabasa itu berita bohong. Yang bilang kelaparan-kelaparan,\” kata Herman, usai menghadiri dzikir via teleconference yang berlangsung di Masjid Al Hanif, Kantor Pemerintah Bandarlampung, Rabu (22/4) sekitar pukul 19.30 WIB.

Diungkapkan Herman belum lepas sepekan ini, Pemerintah Kota Bandarlampung membagikan beras 400 ton yang menyasar sekitar 80 ribu warganya.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Saya sudah bagikan beras, masa kelaparan,\” kata Herman HN,\”ini kurang kerjaan, dunia politik jangan digabung-gabungkan, ini nyawa ukurannya.\”

Sementara, berdasarkan data yang dihimpun, salah seorang warga di Kecamatan Rajabasa, Kota Bandarlampung, diberitakan kelaparan.

Pada Rabu (22/4) siang, Camat Daniel Keneddy, Lurah Gedongmeneng, Atualudin, bersama Staf Khusus Walikota Bandarlampung, Rakhmat Husein DC, menemui keluarga NL.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Mohon dimaklumi, bukan bermaksud bandel untuk keluyuran, nekatnya saya datang tentu karena tergoda dengan judul berita \’Satu keluarga di Bandarlampung kelaparan terdampak Covid19\’,\” kata Rakhmat dalam keterangan tertulisnya.

Namun kedatangannya tidak disambut dengan manis. Keluarga NL justru marah dan tersinggung disebut kelaparan.

Keluarga tersebut juga mengaku telah menerima bantuan dari pemerintah setempat. Dengan kabar itu, keluarga meminta berita kelaparan diluruskan.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Kesimpulannya adalah tidak benar jika keluarga ibu NL ini kelaparan.
Faktanya, keluarga ini pagi masih bisa masak sarapan, siang masih makan dan hanya telat memasak untuk makan malam. Tentu tak elok menyebut ini kelaparan,\” pungkasnya. (Adi)

Berita Terkait

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:45 WIB

Swadaya Warga Perbaiki Jalan, DPRD Lampung Minta Pemda Lamteng Bertindak Serius

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Rabu, 22 April 2026 - 12:49 WIB

Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Berita Terbaru

MBG menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal.(Ilustrasi: ist)

Celoteh

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:59 WIB