Gubernur Arinal Terima APD dari Pemerintah Pusat

Redaksi

Kamis, 26 Maret 2020 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima 2000 unit Alat Pelindung Diri (APD) dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Pusat, yang rencananya akan dibagikan untuk Tim Medis Penanganan Virus Corona atau Covid-19, Se-Provinsi Lampung besok.

APD tersebut diterima Gubernur di Markas Korem 043/Gatam, Bandarlampung, Kamis (26/3) sore.

“Ini sudah saya terima, dan besok akan kita serahkan ke Kadis Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit Se-Provinsi Lampung untuk dibagikan ke tenaga medis, karena mereka lebih membutuhkan sehingga dapat bekerja maksimal dalam menangani pasien. Dan saya berharap Lampung tidak bertambah dari yang sudah ada,” jelas Gubernur Arinal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Gubernur, Lampung harus mempersiapkan berbagai hal termasuk APD ini. \”Sehingga sewaktu-waktu ada hal-hal yang tidak diinginkan, maka kita sudah siap,” ujar Gubernur.

Dengan adanya situasi Covid-19 ini, lanjut Gubernur, maka dirinya bersama Forkopimda, Bupati/Walikota, dan Kadis Kesehatan bekerja dengan tanpa ekspose terlebih dahulu.

Baca Juga  Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas

“Tetapi boleh dilihat, bahwa kerja kita begitu maksimal. Mudah-mudahan ini menghasilkan hal yang baik,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, ujar Gubernur, pihaknya akan berkoordinasi hingga tingkat pedesaan yang akan dipimpin Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah Provinsi.

Gubernur Arinal mengimbau masyarakat mengindahkan instruksi dan imbauan Presiden, Kapolri, Mendagri, dan surat edaran Gubernur untuk tetap berada di rumah.

Dalam kesempatan itu, Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Reihana menjelaskan bahwa Lampung mendapatkan bantuan 2000 APD dari Pemerintah pusat. Sebelumnya, Lampung juga sudah mendapatkan bantuan 60 APD dari pengusaha melalui Polda Lampung.

“Bantuan APD ini akan diberikan kepada Kadis Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit Se-Provinsi Lampung untuk dibagikan ke tenaga medis,” jelasnya.

Terkait Pasien Covid-19, Kadis Kesehatan Provinsi Lampung menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan perawatan pasien dalam pengawasan (PDP) sesuai dengan protap Covid-19. Sebenarnya ada 18 PDP, tetapi 3 Negatif. Jadi tinggal 15 PDP termasuk yang baru ini, Namun semuanya sudah dirawat dengan Protap Covid-19.

Baca Juga  Pemprov Lampung Raih Mandaya Award 2026 Kategori Penurunan Kemiskinan

“Alhamdulillah dokter kita cermat dalam mem-PDP-kan pasien tersebut, dan dari awal memang sudah menerapkan protap covid-19. Tapi baru hari ini hasil lab-ny keluar. Mari berdoa agar situasi keadaan pasien bisa survive,” jelas Reihana.

Lebih lanjut, Reihana menjelaskan bahwa ketiga pasien tersebut tidak ada yang transmisi lokal, semuanya memiliki kontak dengan orang luar.

“Pasien satu kontak di Bogor, pasien dua kontak di Yogyakarta dan pasien tiga kontak dengan orang asing yang dibawa. Alhamdulillah semuanya sudah dari awal menggunakan tata laksana protap Covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan bahwa apa yang menjadi arahan Presiden, maklumat Kapolri, Mendagri dan Gubernur menjadi hikmat bagi kita semua untuk melaksanakan social distancing di antaranya dengan menjauhi kerumunan dan tidak melakukan kegiatan yang mengundang orang banyak.

Baca Juga  Lampung Raih Penghargaan BSSN, 100 Persen Kabupaten/Kota Miliki TTIS Teregistrasi

“Biasakan untuk kita belajar, bekerja, beribadah dari rumah. Apabila kita merasa kurang enak badan maka segera berobat ke puskesmas terdekat. Kemudian tetap jaga kesehatan lingkungan, rajin mencuci tangan, dan menggunakan masker apabila sakit,” jelas Pandra.

Selain itu, ujar Pandra, dirinya berharap agar masyarakat yang akan mengadakan kegiatan agar segera ditunda.

\”Karena ini untuk keselamatan dan kesehatan bersama. Kami akan berpatroli bersama unsur TNI/Polri untuk melakukan pembubaran suatu acara yang mengundang orang ramai, karena tugas kami adalah demi keselamatan,” jelasnya.

Pandra mengingatkan masyarakat apabila ada pemberitaan belum jelas, segera lakukan klarifikasi. “Konfirmasi kembali ke Dinas Kesehatan, dan jangan mengirim berita hoax,” pungkasnya. (Adpim)

Berita Terkait

Winarti Minta Komang Koheri Prioritaskan Pertanian dan Infrastruktur Lampung Tengah
Lantik Komang Koheri, Mirzani Tekankan Sinergi Pembangunan dan Integritas
Lampung Perkuat Infrastruktur dan Layanan untuk Perluas Pasar Ekspor
Komang Koheri Resmi Dilantik, Siapkan Agenda Pembangunan Lampung Tengah
Mikdar Ilyas Dorong Penguatan Distribusi Pupuk untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirza Ajak Generasi Muda Kembangkan Hilirisasi Komoditas Unggulan Desa
Wagub Jihan Pastikan Pembangunan Kampung Nelayan Berjalan Sesuai Rencana
Wagub Jihan Salurkan Bantuan Sosial dan Alat Bantu Disabilitas di Pesisir Barat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB