Pasca Viral Tikus, Chandra Kembali Disidak

Redaksi

Selasa, 25 Februari 2020 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pasca penemuan tikus yang sempat viral beberapa waktu lalu, Mal Chandra Tanjungkarang, tak lepas dari pemantauan Tim Satgas Pangan Kota Bandarlampung.

Hal tersebut terungkap saat Tim Satgas Pangan kembali melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pada gudang penyimpanan barang di mal tersebut, Selasa (25/2) siang.

Tim yang terdiri dari Dinas Pangan Bandarlampung, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandarlampung, serta Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung itu, memberikan beberapa catatan pada pihak menajemen. Terutama pada tata laksana di Mal Chandra Tanjungkarang banyak yang harus ditata ulang kembali.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tata laksananya banyak yang ditata ulang kembali. Kalau itu makanan ya jangan dicampur dengan barang-barang yang jenis beracun dan lain sebagainya,” ungkap Kadis Pangan Bandarlampung, Kadek Sumarta.

Dalam sidak, tim menemukan masalah sampah yang dinilai tidak tepat, sebab lokasinya terlalu dekat dengan gudang. “Tolong dicarikan tempat sampah yang lain yang agak jauh jaraknya,” pintanya.

Pengawas Farmasi Makanan Muda BBPOM Bandarlampung, Ummi Rukoyah, juga memberikan beberapa catatan, di antaranya terkait izin edarnya yang perlu diperketat.

“Jadi kita temukan produk Froozen Food itu seharusnya izin edarnya dari BBPOM, tapi yang kita temukan masih memakai Produk Industri Rumah Tangga (PIRT),” jelasnya.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Sementara Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kota Bandarlampung, Badrul Huda, mengungkapkan menemukan nomor izin produk makanan yang tidak sesuai dengan jenis produk.

“Seharusnya ini nomor untuk jenis kacang-kacangan, tapi makanan ini terbuat untuk terigu. Ini kan jenisnya terbuat dari terigu,” paparnya.

Kemudian, terdapat juga produk yang tidak tertera tanggal kedaluwarsa, komposisinya dan asal produksinya. “Kalau yang susu ini kemasan sudah rusak/penyok sehingga tidak boleh lagi dijual,” lanjutannya.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Atas hal tersebut, Asisten Manajer (Asman) Mal Chandra Tanjungkarang, Doni, mengatakan akan berupaya memperbaiki beberapa aspek, khususnya yang telah menjadi catatan Tim Satgas Pangan.

\”Semua ini kan sekarang kita upayakan untuk perbaiki tata laksana semua, meski tidak mudah tapi tetap akan kita laksanakan,\” kata dia.

Atas keteledoran tersebut, pihaknya juga meminta maaf kepada semua pihak. Ke depan, pelayanan akan segera ditingkatkan.

\”Kita juga memperhatikan semua aspek, tapi ya kadang-kadang ada keteledoran dari anak-anak (pegawai) kita, ya kita mohon maaf dan pengertiannya juga,\” tandasnya. (Adi)

Berita Terkait

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:45 WIB

Swadaya Warga Perbaiki Jalan, DPRD Lampung Minta Pemda Lamteng Bertindak Serius

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Rabu, 22 April 2026 - 12:49 WIB

Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Berita Terbaru

MBG menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal.(Ilustrasi: ist)

Celoteh

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:59 WIB