Banyak Warga Belum Mengerti Mekanisme PKH

Redaksi

Kamis, 6 Februari 2020 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Sejumlah masyarakat di Kota Bandarlampung belum mengerti dan memahami mekanisme Program Keluarga Harapan (PKH). Terungkap pada setiap pimpinan daerah menyambangi wilayah, sebuah pertanyaan menyoal bantuan dari pemerintah pusat itu tak pernah absen.

Bahkan, tetangga Walikota Bandarlampung, Herman HN, yakni warga Tanjungkarang Pusat juga demikian.

Pada kesempatan berdialog langsung bersama walikota, salah seorang warga mencoba mengadukan RT terkait persoalan PKH tersebut. Menurutnya RT kerap melakukan pembagian bantuan dengan sistem CS (sanak keluarga).

Baca Juga  Konvoi 30 Jeep PPM Jadi Magnet Festival Budaya HUT ke-344 Kota Bandar Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Saya punya anak dua, tapi Alhamdulillah sampai sekarang belum dapat PKH. Saya minta ke pada RT tapi sistem cs. Kalau cs dikasih, kalau gak cs gak dikasih,\” ujar Sari, pada dialog bersama Walikota Bandarlampung, Herman HN, saat meresmikan kantor kecamatan setempat, Kamis (6/2).

Baca Juga  DPR RI Kawal Bantuan BNPB untuk Atasi Banjir Bandar Lampung

Namun, Walikota Bandarlampung, Herman HN, justru menapik laporan tersebut. Ia menegaskan mekanisme PKH, baik kebijakan pendataan bukanlah hak atau wawenang pemerintah daerah.

\”Ibu dengar nggak saya ngomong tadi? ini bukan kewenangan RT, bukan lurah, dan camat. Data dari pusat statistik. Ini bukan data dari walikota,\” jawab Herman.

Herman HN mengungkapkan pernah mengusulkan kepada menteri sosial untuk dapat melibatkan pemerintah daerah dalam menentukan data agar objektif.

Baca Juga  65 Ribu Siswa Bandar Lampung Jadi Sasaran BIAS

\”Sebenernya BPS sudah objektif juga, tapi ya karena rakyat ini kadangan suka gengsi. Ya nggak mungkin dapet,\” jelas Herman.

Oleh sebab itu, Herman mengimbau masyarakat agar dapat secara jujur dalam pendataan sensus penduduk. \”Jangan bilang kaya-kaya, tapi jangan juga rumah bagus bilang nggak mampu,\” pungkasnya. (Adi)

Berita Terkait

LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB

Pringsewu

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:25 WIB