Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandarlampung, Wiyadi, mengapresiasi relawan Pecinta Alam Lampung atas kesiagaannya terhadap bencana dan membantu sesama.
Hal itu disampaikannya saat mengunjungi sekretariatan Aliansi Pecinta Alam Lampung atau Keluarga Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (Watala), Bandarlampung, Selasa (14/1).
Menurut Wiyadi, para relawan pecinta alam ini begitu antusias peduli kepada sesame, tanpa diperintah dan juga tanpa bantuan pemerintah. Hal ini menurutnya layak untuk diapresiasi, sebab rasa kemanusiaan yang tinggi jarang dimiliki oleh semua orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita apresiasi yang luar biasa pada komunitas teman-teman ini yang begitu antusiasnya peduli kepada sesama, tanpa diperintah, tanpa dibantu oleh pemerintahpun mereka dengan ikhlas bekerja,” kata Wiyadi.
Ia berharap, semangat para relawan itu dapat menyebarkan aura positif untuk dapat diikuti bagi teman-teman komunitas lainnya.
“Tentunya saya berharap ini juga merupakan influencer yang sangat baik untuk dapat diikuti oleh teman-teman lain untuk membantu sesama, karena tanpa ada bantuan dari pemerintah mereka tetap semangat,” ujar Wiyadi.
Diketahui, Puluhan organisasi kepecintaalaman yang tergabung dalam Aliansi Pecinta Alam Lampung bersatu melakukan penggalan dana sosial peduli banjir sejak Senin (6/1). Massa yang berasalkan mulai dari pelajar, mahasiswa, dan umum itu menyebar ke sejumlah titik persimpangan trafficlihgt di Bandarlampung.
Nantinya bantuan akan diserahkan langsung kebeberapa wilayah yang terdampak banjir, seperti di Lebak, Banten dan Bogor. Kegiatan ini merupakan agenda rutin, di mana para Relawan Pecinta Alam Lampung selalu siaga dalam menyikapi bencana. Hal itu tentunya atas dasar kepedulian kepada sesama.
Usai melakukan penggalangan dana peduli banjir Lebak, Banten, Aliansi Pecinta Alam Lampung, kembali melanjutkan penggalangan dana yang diperuntukkan bagi korban banjir bandang di Kabupaten Tanggamus.
Kordinator, Woro Puspa Indriyani, yang berasal dari Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA) Itera, mengatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengumpulkan bantuan berupa dana sebesar Rp12,8 juta, dalam waktu lima hari penggalangan di berbagai titik.
Dana ini, lanjutnya, nantinya akan segera disalurkan kepada korban banjir di Lebak, Banten dan Bogor. Sementara penggalangan yang berpusat di sekretariat Keluarga Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (Watala) itu akan diperpanjang hingga sepekan.
“Kita nggak punya target berapa yang dikumpulkan, tetapi kemungkinan seminggu penggalangan dana diperpanjang, berapapun hasilnya itu yang akan disalurkan dalam bentuk keperluan yang dibutuhkan,” kata Woro. (Adi)








