Tiba Setelah Api Padam Petugas Damkar Diusir Warga, Begini Tanggapan Dewan

Redaksi

Minggu, 12 Januari 2020 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) berharap Dinas PolPP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) dapat melaksimalkan pelayanan kepada masyarakat di kabupaten setempat dalam penanganan kebakaran.

Sebab, akhir ini Damkar Kabupaten Tubaba banyak dikeluhkan masyarakat saat menangani musibah kebakaran rumah warga yang dinilai sangat lamban, dan kurang maksimal sehingga keberadaannya tidak menjadi solusi. Hal ini dikatakan Wakil Ketua II DPRD Tubaba, S Joko Kuncoro kepada Netizenku.com melalui sambungan ponselnya, Minggu siang (12/1).

\”Pelayanan Damkar ini sangat urgen (penting) karena menyangkut nyawa dan harta warga masyarakat, jadi pelayanannya harus sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) jika standar ini belum dimiliki harus dibuat dengan segera,\” kata Joko.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Joko, personel Damkar di Tubaba mencapai 80 orang, jumlah ini seharusnya sudah menjadi nilai tambah bagi keberadaan Dinas PolPP dan Damkar, bahkan sudah ditopang dengan pendidikan dan pelatihan yang dilakukan pada akhir tahun 2019 sehingga mereka memiliki teknik dalam melakukan penagangan kebakaran.

Dalam penanganan kebakaran, lanjut dia, jika mengacu SOP penganggulangan kebakaran yang ada di daerah lain para petugas datang terlebih dahulu melakukan sterilisasi lokasi kejadian sehingga nantinya mudah dijangkau oleh mobil Damkar, mempersiapkan peralatan pemadaman yang dibutuhkan, dan berupaya menyelamatkan dokumen dan barang-barang yang terdampak kebakaran dengan memperhitungkan kondisi bangunan yang terbakar.

Baca Juga  Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

\”Jadi sebelum mobil Damkar sampai lokasi, personel damkar duluan yang lebih dahulu untuk melakukan sterilisasi lokasi, membantu warga, dan mengamankan lokasi agar warga yang membantu pemadaman tidak menjadi korban akibat ketidaktahuan kondisi bangunan atau barang yang terbakar itu membahayakan,\” papar Joko yang juga selaku anggota Fraksi Partai Nasdem Tubaba.

Dia menambahkan, DPRD Tubaba juga mendorong Pemkab Tubaba untuk menambah peralatan pemadam kebakaran yang dibutuhkan sehingga Damkar di Tubaba dapat memenuhi standar pelayanan yang berlaku di Indonesia ini.

\”Selain ada penambahan peralatan, juga harus ada inovasi. Kami siap mendorong agar ini terlaksana, apalagi Tubaba saat ini telah memiliki Perda Penanggulangan Kebakaran,\” pungkasnya.

Sebelumnya, lantaran ditinggal penghuninya, si jago merah melalap habis rumah milik warga Tiyuh (Desa) Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Sabtu (11/1) sekitar pukul 18.30 Wib.

Baca Juga  Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan

Sebelum api melalap habis, masyarakat setempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya seperti ember, tank semprot dan mengevakuasi barang-barang milik warga yang berada di sebelah kanan dan kiri rumah yang terbakar lantaran jaraknya sangat berdekatan.

Selain berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, warga juga telah berusaha menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun, hingga api melalap habis atap dan konstruksi rumah bahkan api mulai berhasil dipadamkan warga, mobil pemadam kebakaran tidak kunjung datang.

Menurut warga dilokasi, rumah yang habis dilalap si jago merah (api) merupakan rumah yang dihuni oleh Yohanes dan berada di Suku 1 Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.

\”Api diduga berasal dari dalam rumah, dan dengan cepat merambat ke atap rumah dikarenakan rumah tersebut kontruksi bangunannya berbahan kayu semi permanen dan berbetuk rumah adat/panggung,\” terangnya warga kepada wartawan.

Setelah mengetahui kebakaran tersebut, masyarakat sekitar datang berbondong-bondong datang dan berupaya memadamkan api, akan tetapi api terus semakin membesar,\”Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran tersebut, diduga adanya konsleting listrik,\” tukasnya.

Baca Juga  Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor

Ditengah kepanikan dan upaya masyarakat memadamkan api, sekitar pukul 19.40 Wib sekitar satu jam dari awal kebakaran, mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Tubaba baru tiba di lokasi, sementara bangunan rumah semi permanen/panggung yang terbuat dari kayu telah habis terbakar.

Sehingga masyarakat emosi terhadap petugas Damkar dan berupaya mengusir dan memaksa untuk pergi dari lokasi kejadian.

\”Rumah sudah habis terbakar baru datang, seperti pahlawan kesiangan. Yang jelas masyarakat sudah kecewa mendingan suruh pulang,\” terang Sukman Mohtar warga setempat.

Dan terlihat saat pengusiran mobil Damkar Tubaba masyarakat tidak melakukan hal yang tidak diinginkan kepada para petugas.

Pantauan wartawan, sekitar pukul 20.40 Wib api berhasil dipadamkan oleh warga setempat, dan api tidak merambat ke rumah sebelahnya lantaran cuaca mendung usai gerimis dan tidak berangin. Sementara dalam musibah kebakaran tersebut ditaksir pemilik rumah mengalami kerugian ratusan juta rupiah, dan dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa. (Arie)

Berita Terkait

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan
Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu
Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri
Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor
Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan
Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
DPC PDIP Tubaba Gelar Musancab, Target 10 Kursi Pemilu 2029
Joko Kuncoro Resmi Pimpin NasDem Tubaba Periode 2025-2029

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:18 WIB

Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Kegiatan Bimtek Aparatur Desa Pringsewu

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:13 WIB

Safari Ramadhan Jadi Momentum Sinergi Pemprov dan Pringsewu

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:30 WIB

Pemkab Pringsewu Awali Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Ambarawa

Senin, 23 Februari 2026 - 19:27 WIB

Polres Pringsewu Raih Penghargaan Perlindungan Anak

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:46 WIB

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Rabu, 25 Feb 2026 - 22:31 WIB