Waspada, Bandarlampung Masuki 30 Kasus DBD

Redaksi

Minggu, 12 Januari 2020 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Memasuki pertengahan Januari, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandarlampung mencatat sekitar 30 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi di kota setempat.

Menurut Kepala Dinkes Kota Bandarlampung, Edwin Rusli, terdapat beberapa kasus telah teridentifikasi yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegyptia.

Namun puluhan kasus DBD saat ini belum tercatat adanya korban jiwa. Meski demikian perlu adanya kewaspadaan dalam menyikapi curah hujan dengan intensitas tinggi yang sering terjadi beberapa waktu ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Untuk diawal tahun ini tidak lebih dari 20 sampai 30 kasus DBD, namun hal itu tidak perlu terlalu dikhawatirkan sebab sampai saat ini tidak ada laporan pasien DBD sampai meninggal dunia seperti di Kabupaten lainnya, alhamdulillah di tempat kita belum ada,\” ujar Edwin, Minggu (12/1).

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Ia mengungkapkan bahwa hal seperti ini telah menjadi siklus tahunan. Di mana  ketika memasuki musim penghujan maka secara otomatis tingkat penyebaran virus seperti DBD dan malaria akan lebih marak terjadi.

Ia berharap perlunya koordinasi lebih antara masyarakat dengan Pemerintah melalui Dinkes atau pun puskesmas, agar dapat melaporkan langsung ke Dinkes.

\”Ketika terdapat warga yang terkena DBD harus segera laporkan kepada kami (Dinkes) karena ada yang kami tahu dan tidak tahu. Ketika kami tahu maka bisa dilakukan fogging, dan laporan itu bisa masuk dari warga langsung atau dari Rumah Sakit dan Puskesmas,\” kata Edwin.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Sementara, berdasarkan informasi yang dihimpun dalam beberapa waktu ini terjadi sedikitnya 7 kasus DBD yang tersebar di daerah Telukbetung dan Panjang. Menanggapi hal ini, Dinkes dalam waktu dekat akan mencoba berkoordinasi dengan pihak Kecamatan setempat agar dapat dilakukan pengasapan atau fogging.

\”Nanti kita akan datangi lakukan fogging dan juga pembagian bubuk abate ke seluruh masyarakat di wilayah sana,\” ungkapnya.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Selain itu juga, sebelumnya pun Dinkes Kota Bandarlampung telah lakukan pencegahan terhadap penyebaran nyamuk aedes aegypti ini sejak akhir tahun lalu. Dengan cara pengasapan di 20 Kecamatan yang ada, mengingat bahwa siklus DBD ini kerap terjadi dan telah menjadi siklus tahunan.

\”Pencegahan lainnya pun telah kita lakukan tidak menunggu adanya laporan, yaitu fogging masal di seluruh kecamatan. Dan saat ini kalau kita rasa perlu akan kita lakukan lagi (fogging), karena kasus DBD ini memang selalu ada tetapi tidak sampai berdampak pada kematian terutama di Bandar Lampung,\” pungkasnya. (Adi)

Berita Terkait

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:30 WIB

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 12:49 WIB

Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Berita Terbaru

MBG menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal.(Ilustrasi: ist)

Celoteh

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:59 WIB