oleh

67 Pejabat Eselon IV Lamtim Ikuti Diklat Kepegawaian

Lampung Timur (Netizenku): Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Lamtim menyelenggarakan sosialisasi analisa kebutuhan diklat, di Aula bawah Sekertariat Pemkab Lamtim, Rabu (1/8).

Acara tersebut dihadiri 67 orang pejabat eselon IV yang membidangi kepegawaian yang berasal dari dinas, badan, bagian dan kecamatan se- Kabupaten Lampung Timur serta Marsono, ahli peneliti utama Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia sebagai narasumber.

Baca Juga  Ratusan Miliar Aset Pemkab Lampung Timur \'Mak Jelas\'

Kepala BKPPD Lamtim, M. Noer Alsyarif
mengatakan, bahwa tujuan analisa kebutuhan diklat ini sendiri adalah untuk menemukan indikator kebutuhan pelatihan, sehingga program kediklatan yang dilaksanakan nantinya menghasilkan aparatur yang kompeten dalam melaksanakan setiap fungsi kerja pada bidang, sub bidang dan sub-sub bidang urusan pemerintahan yang menjadi tanggungjawabnya.

Sementara itu, ahli peneliti utama Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, Marsono mengatakan, bahwa analisa kebutuhan diklat adalah langkah awal dalam proses siklus yang memberikan kontribusi untuk pelatihan dan strategi pendidikan ASN dan merupakan suatu sistem yang integral, agar tujuan tercapai dan menghasilkan ASN yang berkualitas, efektif dan efisien.

Baca Juga  \"Dikangkangi\", Zaiful Geram

Dapat didefinisikan bahwa analisa kebutuhan diklat sebagai serangkaian kegiatan sistematik dan teratur untuk mendapatkan dan menggunakan informasi sebagai dasar perbaikan efisiensi dan efektivitas program kediklatan.

\”Dengan analisa kebutuhan diklat, kita dapat mengenali masalah pelaksanaan program, melahirkan koreksi atau perbaikan pelaksanaan program, mengukur pencapaian target perubahan program kediklatan yang diharapkan,\” ungkapnya. (Nainggolan)

Baca Juga  Komisi III DPRD Lamtim Lakukan Monitoring Pengerjaan Jalan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *