37 KK Masih di Lokasi Penggusuran, Donasi Berdatangan

Redaksi

Rabu, 25 Juli 2018 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pasca penggusuran Kampung Pasar Griya Sukarame, para donatur terus berdatangan guna memberikan bantuan kebutuhan pangan dan juga melihat keadaan warga yang masih bertahan di lokasi lantaran kebingungan mencari tempat tinggal.

Berdasarkan pantauan lapangan, warga yang kini hanya beralas tanah dan beratap langit, masih mencari barang yang berada di antara puing agar bisa dimanfaatkan dan dijual sebagai penyambung hidup.

Para aktivis mahasiswa pun menginap di lokasi sembari melakukan penggalangan dana bagi warga yang menjadi korban penggusuran. Berdasarkan keterangan salah seorang mahasiswa di lokasi, Haikal, mereka telah mengumpulkan uang sebesar Rp2,5 juta sampai Rabu (25/7).

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Sampai sore ini kita sudah kumpulkan 2,5 juta rupiah. Kemudian, kami juga mendapatkan bantuan air bersih dan juga kebutuhan pokok yang bisa dimanfaatkan oleh warga di lokasi,\” kata dia.

Tak hanya penggalangan sosial, Ketua DPW Sekretariat Nasional Jokowi Lampung, Siti Noerlaila pun langsung menemui warga di lokasi dalam rasa keprihatinan. Dirinya pun tidak membenarkan kekerasan yang dilakukan oleh pemerintah kota dalam proses penggusuran.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Kami sengaja ke sini untuk melihat keadaan warga. Kami bawa beras, air bersih dan mie instan yang bisa digunakan warga untuk beberapa hari ke depan. Dalam proses ini, meskipun lahan milik pemkot, kekerasan yang dilakukan oleh aparat tidak bisa dibenarkan dan dianggap wajar,\” kata dia.

Dirinya pun mengaku akan menyurati Walikota Herman HN terkait korban penggusuran yang belum memiliki kejelasan tempat tinggal. \”Hak mereka tidak boleh diabaikan oleh pemerintah kota. Mereka harus diberikan tempat tinggal sementara, dan juga diarahkan agar mendapatkan pekerjaan yang layak. Karena itu merupakan hak ekonomi dari warga di sini,\” pungkasnya.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, masih ada 37 kepala keluarga (KK) dan 24 anak yang bersekolah di lokasi penggusuran. Sebagian anak terpaksa harus berangkat sekolah tanpa menggunakan seragam lantaran sepatu dan baju seragam tertimbun puing reruntuhan.(Agis)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:28 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:23 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:18 WIB

Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Senin, 22 Desember 2025 - 10:41 WIB

Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB