2020, Pemkot Siapkan Asuransi Nelayan

Redaksi

Minggu, 1 Desember 2019 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah kota (Pemkot) Bandarlampung melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bandarlampung akan memberikan asuransi terhadap nelayan yang mengalami kecelakaan saat melaut.

Kepala Dinas DKP Kota Bandarlampung, Erwin, menerangkan bentuk bantuan yang diberikan pemerintah daerah dan juga pusat selain berupa bibit, pakan, dan pelatihan, yakni kartu asuransi nelayan.

Erwin mengaku pada tahun ini pihaknya telah menyalurkan sedikitnya 300 kartu asuransi kepada para nelayan yang berasal dari pemerintah pusat.

Baca Juga  Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kartu asuransi ini bertujuan, ketika melaut, keluarga yang ditinggalkan merasa lebih nyaman. Sehingga kalau terjadi apa-apa karena kondisi alam yang tidak memungkinkan seperti gelombang tinggi, maka nelayan tersebut dijamin oleh masyarakat,\” ungkapnya, Minggu (01/12).

Erwin juga mengatakan, untuk nominalnya sendirk cukup besar. Apabila ada nelayan yang meninggal dunia pada saat melaut itu mendapat asuransi sekitar 200 juta. Dan asuransi ini pada tahun 2020 pemerintah daerah juga menganggarkan asuransi untuk nelayan.

Baca Juga  Antisipasi Banjir, Satgas Gabungan Bersihkan dan Keruk Sungai Way Awi-Way Balau

\”Asuransi nelayan ini bersifat mandiri, jadi apabila sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, ditahun selanjutnya tidak bisa mendapatkan bantuan lagi, nah kalau sudah mendapatkan bantuan maka Pemda yang akan ambil alih bantuan tersebut dalam bentuk asuransi,\” ujarnya.

Ini salah satu bentuk perhatian pemerintah kota Bandar Lampung kepada para nelayan, dan ini sudah kita masukan dalam anggaran APBD 2020.

Baca Juga  Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan

\”Sudah, asuransi ini sudah masuk dalam APBD 2020, dengan kuota sekitar 400 sampai 500 nelayan kalau tidak, ini sebagai bentuk perhatian Pemda kepada nelayan sehingga terjaminlah para nelayan tersebut ketika melaut,\” tandasnya.(Adi)

Berita Terkait

Antisipasi Banjir, Satgas Gabungan Bersihkan dan Keruk Sungai Way Awi-Way Balau
Cuaca Panas dan Angin Kencang, Eva Dwiana Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:55 WIB

Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:52 WIB

Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:32 WIB

DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:37 WIB

Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:59 WIB

PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri

Berita Terbaru