Zona Orange, Lambar Hentikan KBM Tatap Muka

Redaksi

Kamis, 10 September 2020 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Keinginan orang tua siswa dan siswa-siswi SD, SMP dan SMA sederajat di Lampung Barat, untuk tetap belajar mengajar tatap muka, tidak dapat dikabulkan bupati, karena taat terhadap aturan yang ditetapkan empat menteri.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu berdasarkan keputusan bersama antara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, dengan Forkompinda mengizinkan proses dilakukan proses belajar mengajar tatap muka, dengan taat menjalankan protokol kesehatan.

Tetapi, keputusan tersebut tidak dapat dilanjutkan, karena saat ini Lampung Barat menyandang status zona orange. Sementara keputusan bersama empat menteri, yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri, bagi wilayah yang ditetapkan sebagai zona orange penyebaran virus Covid-19 tidak boleh melakukan proses belajar mengajar tatap muka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Karena kita taat aturan, dan mencegah hal terburuk terjadi di Lampung Barat, maka mulai Senin (14/9) proses belajar mengajar di lingkungan SD, SMP dan SMA sederajat kembali dilakukan dengan sistem Online atau Daring,\” kata bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, Kamis (10/9).

Keputusan tersebut, kata Parosil, memang harus diambil dengan cepat, walaupun orang tua siswa dan Siswa-siswi di Lampung Barat, menginginkan tetap belajar tatap muka. Maka untuk mewujudkan hal tersebut, dirinya berharap warga untuk taat terhadap imbauan pemerintah dengan menjalankan protokol kesehatan, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang dinyatakan positif Covid 19.

\”Dua Minggu ini ada tujuh warga Lampung Barat yang dinyatakan positif, lima dari cluster Cimahi dan dua cluster Lampung Tengah, dan saat ini tiga diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Akibat kasus baru ini maka status Lampung Barat dari zona kuning menjadi zona orange. Nah untuk mengembalikan Lampung Barat ke zona kuning bahkan hijau, mari kita patuhi imbauan pemerintah untuk tetap menjalankan protokol kesehatan,\” harap pria yang akrab di sapa Pakcik tersebut.

Baca Juga  Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat

Pakcik juga meminta masyarakat yang habis bepergian ke luar daerah, terutama kunjungan ke zona merah, untuk melapor kepada aparat pekon dan kecamatan. Juga dilakukan pemantauan terhadap masyarakat luar yang masuk ke Lambung Barat, dengan demikian aparat akan cepat mengambil tindakan.

\”Apabila masyarakat yang habis bepergian melapor, demikian juga orang luar yang datang, maka aparat pemerintah dari tingkat pekon, kecamatan dan Puskemas bisa langsung melakukan pemeriksaan, sehingga akan terdeteksi lebih dini. Tetapi dengan rendahnya kesadaran masyarakat, saya minta aparat Pekon dan kecamatan untuk lebih aktif,\” harapnya.

Baca Juga  Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak

Sementara Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung Barat, Maidar, mengatakan surat keputusan bupati terkait pemberhentian sementara proses belajar mengajar tatap muka, sudah disampaikan kepada masing-masing lembaga penanggung jawab.

\”Surat keputusan bupati, tentang pemberhentian sementara proses belajar mengajar tatap muka, sudah kami tidak lanjuti, dengan menyampaikan kepada pihak terkait, seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat yang berwenang terhadap SD dan SMP, Kemenag yang bertanggung jawab terhadap MI, MTs dan Madrasah Aliyah. Sementara untuk tingkat SMA surat tersebut sudah disampaikan kepada UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung di Lampung Barat,\” kata dia. (Iwan/Len)

Berita Terkait

Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar
Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak
Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB