oleh

YKWS Bentuk Tim Pokja Program WASH in HCF di Bandarlampung

Bandarlampung (Netizenku.com): Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) mulai membentuk tim kelompok kerja (pokja) menindaklanjuti Kick Off Program Water Sanitation and Hygiene in Health Care Facilities (WASH in HCF) atau Program Peningkatan Layanan dan Fasilitas Air Sanitasi dan Kebersihan untuk Fasilitas Kesehatan di Puskesmas Kota Bandarlampung, pada 6 Juli 2021 lalu.

Baca Juga: YKWS Kembangkan Program WASH in HCF di Bandarlampung

Fasilitator WASH YKWS, Sely Fitriani, mengatakan Program WASH in HCF merupakan bagian dari target pencapaian program WASH SDGs, yang salah satunya untuk membantu mendorong peningkatan penyediaan dan layanan air, sanitasi dan kebersihan yang inklusif di pusat layanan kesehatan khususnya di Puskesmas.

“Atas dukungan Konsorsium Simavi bersama SNV Global, serta kerjasama YKWS bersama SNV Indonesia dengan Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, saat ini mengembangkan Program WASH in HCF di Kota Bandarlampung periode tahun 2021-2022,” kata Sely dalam diskusi daring di Bandarlampung, Kamis (26/8).

Sesuai dengan Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Nomor: 800/002/III.02/III/5/2021 tentang Penetapan Lokasi Percontohan Pendampingan dan Peningkatan Fasilitas Air Minum dan Sanitasi di Puskesmas Kota Bandarlampung.

Baca Juga  Tanggamus Pilot Projek I-CARE Petani Kopi dan Ternak Kambing

Yakni Puskesmas Rawat Inap Panjan (Kecamatan Panjang), Puskesmas Rawat Inap Kemiling (Kecamatan Kemiling), Puskesmas Rawat Inap Kedato (Kecamatan Kedaton), Puskesmas Kota Karang (Kecamatan Telukbetung Timur) dan Puskesmas Pasar Ambon (Kecamatan Telukbetung Selatan).

Sely mengatakan Program WASH in HCF merupakan pilot projects pertama di Indonesia, yang akan dijalankan di Provinsi Lampung, yakni  Kota Bandarlampung dan Kota Metro.

Kedua kota tersebut diharapkan bisa menjadi rujukan dan discalling-up ke nasional dan akan membantu pencapaian misi pembangunan Pemerintah Kota Bandarlampung untuk peningkatan pelayanan kesehatan, sekaligus kualitas pengelolaan Puskesmas di Kota Bandarlampung.

“Selanjutnya YKWS akan berperan memfasilitasi pembentukan dan peningkatan kapasitas Tim Pokja Air, Sanitasi dan kebersihan di Telukbetung Selatan, Panjang, Telukbetung Timur, Kedaton dan kemiling,” ujar dia.

Sely meminta masyarakat dan seluruh pihak bisa bersama-sama berkontribusi, berkomitmen dalam memanfaatkan, mengelola fasilitas air sanitasi dan kebersihanan di pusat pelayanan kesehatan dengan bijak.

Baca Juga  Usai Dilantik, KSR PMI Unit Unila Siapkan Pelatihan Tingkat Nasional

“Sehingga kebersihan dan keberadaanya akan terus terjaga karena peningkatan layanan kesehatan merupakan salah satu misi utama program Pemerintahan Kota Bandarlampung,” tutup dia.

Dalam acara yang sama, Kepala Puskesmas Kedaton drg Rini Alita, berharap tim pokja yang akan dibentuk bisa berjalan dengan baik.

“Puskesmas Kedaton ingin memberikan layanan yang terbaik dan ini perlu sinergisitas semua pihak, komunikasi yang baik agar semua berjalan lancar,” kata dia.

Tujuan, Target, dan Manfaat Program WASH in HCF

Program WASH in HCF bertujuan meningkatkan kualitas layanan fasilitas air, sanitasi dan kebersihan di Puskesmas.

Kemudian menginternalisasi pengelolaan fasilitas air, sanitasi, dan kebersihan yang nyaman, aman, dan berkelanjutan ke dalam rencana kegiatan Puskesmas dan Pemda.

Serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam upaya peningkatan fasilitas air, sanitasi dan kebersihan di Puskesmas.

Target yang akan dicapai adalah meningkatnya partisipasi publik dalam upaya peningkatan fasilitas air, sanitasi, dan kebersihan di Puskesmas melalui forum multi stakeholder.

Baca Juga  Masyarakat Berperan Tingkatkan Sanitasi dan Kebersihan di Puskesmas

Meningkatnya partisipasi jurnalisme dalam peningkatan layanan air, sanitasi dan kebersihan di Puskesmas.

Dan tersedianya panduan dan SOP dalam upaya peningkatan layanan fasilitas air, sanitasi dan kebersihan serta forum partisipasi publik.

YKWS Bentuk Tim Pokja Program WASH in HCF di Bandarlampung
Camat Kedaton Febri saat mengikuti acara koordinasi daring tentang pembentukan Kelompok Kerja Air, Sanitasi, dan Kebersihan di Kota Bandarlampung untuk Puskesmas Kedaton, Kamis (26/8). Foto: Netizenku.com

Program WASH in HCF bermanfaat untuk mencegah terjadinya penularan penyakit dari fasilitas air, sanitasi, dan kebersihan. Sekaligus media kampanye perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.

Selain itu, juga meningkatnya pelayanan Puskesmas secara menyeluruh atau standardisasi layanan, dan mendukung program pemerintah daerah Kota Sehat dan Kota Layak Anak sesuai visi dan misi Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana.

Konsultasi bersama untuk pembentukan Tim Pokja Air Sanitasi dan Kebersihan di Puskesmas mengundang lintas sektor yang selama ini menjadi forum bersama tingkat kecamatan di wilayah kerja Puskesmas.

Terakhir, Camat Kedaton Febri mengatakan akan  menindaklanjuti legalitas pengurus tim pokja agar ke depan bisa berjalan efektif. (Josua)

Komentar