WFS Kritisi Vaksinasi Massal Dinkes Lampung

Redaksi

Minggu, 4 Juli 2021 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi. Foto: Dokumentasi

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi. Foto: Dokumentasi

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua Komisi II DPRD Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi (WFS), mengkritik pelaksanaan vaksinasi massal yang menimbulkan kerumunan di Dinas Kesehatan Lampung pada Sabtu (3/7).

WFS mengatakan, vaksinasi massal memang mesti dilakukan agar semakin banyak warga yang divaksin untuk mempercepat tercapainya kekebalan komunitas.

“Namun, jika mengabaikan protokol kesehatan (prokes), wajib dihentikan agar tidak menimbulkan kerumunan dan memperbesar peluang terpapar virus corona,” kata WFS di Bandarlampung, Minggu (4/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wahrul mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal bisa dilakukan dengan koordinasi yang rapi antara pihak kelurahan, kecamatan, sampai dengan Puskesmas. Sehingga, warga bisa dikelola dengan baik sehingga semua mendapat vaksin tanpa menimbulkan kerumunan.

Baca Juga: Pemkot Sesalkan Dinkes Lampung Tak Koordinasi Vaksinasi Massal

Ketua Partai Nasdem Lampung Selatan ini mengatakan, sejauh ini, pelaksanaan vaksinasi di setiap kecamatan sudah baik.

Pengelola Puskesmas bisa mengelola pelaksanaan vaksinasi sehingga tertib, rapi, dan tidak menimbulkan kerumunan. Wahrul berharap gerakan sejuta vaksin setiap hari bisa mengakselerasi kekebalan komunal. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Limbah PT Indo Thai Coco Diduga Cemari Sumur Warga, DPRD Lampung Desak DLH Bertindak

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSUDAM Pastikan Pembayaran Remunerasi Pegawai Sesuai Verifikasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Mirza Buka Road to Give 2026 di Pesawaran, Dorong Semangat Berbagi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Senin, 5 Okt 2026 - 18:09 WIB