Tulangbawang Masih Abu-abu Realisasikan Program PEN

Redaksi

Kamis, 3 September 2020 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang (Netizenku.com): Nampaknya harapan ribuan tenaga honorer yang bekerja di Pemkab Tulangbawang untuk mendapatkan bantuan uang tambahan (insentif) sebesar Rp600.000 per bulan melalui realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari pemerintah seperti yang dijanjikan Presiden RI, Ir Joko Widodo, dalam masa pandemi Covid-19 tahun ini akan pupus.

Bupati Tulangbawang, Hj Winarti, mengatakan jika dalam menanggapi rencana program PEN milik orang nomor satu di Indonesia tersebut, saat ini untuk di Tulangbawang masih masuk dalam kategori abu-abu (belum ada kepastian).

Sebab menurut Winarti saat ini pihaknya bersama sama dengan pihak terkait masih mengaji secara matang terkait realisasi program PEN untuk di Pemkab Tulangbawang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Karena semua butuh proses, yang jelas semuanya harus ada persiapan yang matang, mengingat program PEN ini memerlukan banyak uang untuk direalisasikan,\” ucapnya.

Selain itu Winarti menerangkan, dalam realisasi program PEN tersebut hal yang perlu dipertimbangkan sebelum merealisasikan adalah mengenai anggaran daerah.

\”Karena kita harus sesuaikan terlebih dahulu apakah kemampuan anggaran daerah mencukupi atau tidak, mengingat anggaran yang digunakan sangat besar untuk program PEN ini khususnya di Pemkab Tulangbawang,\” terangnya.

Oleh karena itu Winarti menegaskan mengenai program PEN yang akan memberikan uang insentif tambahan sebesar Rp600.000 per bulan, kepada seluruh tenaga honorer di Pemkab Tulangbawang tahun ini pihaknya belum bisa memastikan apa-apa.

\”Jadi tunggu saja, sebab yang jelas saya tidak bisa memastikan apa-apa mengenai program PEN ini, sebab masih mengaji apakah kas daerah cukup atau tidak. Namun yang jelas, apa pun program pusat selalu saya dukung asalkan semuanya sesuai regulasi aturan hukum,\” kilahnya.

Sementara Ketua DPRD Tulangbawang, Sopi\’i Ashari, menambahkan jika terkait program PEN di Pemkab Tulangbawang dirinya baik secara pribadi maupun secara legislatif sangat mendukung.

\”Karena kalau diberikan bantuan ini tentunya bisa meringankan beban para tenaga honorer kita, khususnya dalam menghadapi pandemi Covid-19 di tahun ini,\” singkatnya. (Armadan/len)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Tinjau Pembuatan Pupuk Organik Cair
Gubernur Lampung Ajak Santri Darul Islah Jadi Agen Perubahan
Sosialisasi PT SGC di Teladas Berujung Tegangan, Ada Apa?
Bawaslu Provinsi Lampung Hadiri Apel Besar Pramuka ke-64
NoNa Resmi Mendaftar di KPU Tubaba, Lawannya ‘Ora Ono’
Telkomsel Hadirkan Koneksi 4G/LTE di Desa Bawang Tirto Mulyo dan Menggala Selatan
Cuaca Buruk Diprakirakan Melanda Pergantian Tahun
Juniardi Beri Pelatihan Jurnalistik untuk Kepala Kampung Tulangbawang

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Kamis, 24 September 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Lampung: PKH Bukan untuk Ketergantungan, tapi Mendorong Keluarga Mandiri

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB