oleh

Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Iptek Hadapi Ideologi Transnasional Radikal

Bandarlampung (Netizenku.com): Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandarlampung mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni secara virtual dari halaman Gedung Pancasila Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Presiden RI Joko Widodo.

Dalam amanatnya, Presiden RI Joko Widodo mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni harus benar-benar dimanfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, dalam berbangsa, dan dalam bernegara.

“Walaupun Pancasila telah menyatu dalam kehidupan kita sepanjang Republik Indonesia ini berdiri, namun tantangan yang dihadapi Pancasila tidaklah semakin ringan,” kata Presiden.

Globalisasi dan interaksi antarbelahan dunia, lanjut Joko Widodo, tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan.

“Yang harus kita waspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi, termasuk rivalitas antarpandangan, rivalitas antarnilai-nilai, dan rivalitas antarideologi,” ujar Presiden.

Baca Juga  Imunisasi Covid-19 Dosis Kedua Forkopimda Bandarlampung Berlangsung Aman

Menurut Presiden, ideologi transnasional cenderung semakin meningkat, memasuki berbagai lini kehidupan masyarakat dengan berbagai cara dan berbagai strategi.

“Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga mempengaruhi lanskap kontestasi ideologi. Revolusi Industri 4.0 telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog, dalam berinteraksi dan berorganisasi dalam skala besar lintas negara,” ujar Presiden.

Presiden mengatakan ketika konektivitas 5G melanda dunia, maka interaksi antardunia juga akan semakin mudah dan cepat.

“Kemudahan ini bisa digunakan oleh ideolog-ideolog transnasional radikal untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia, ke seluruh kalangan, dan ke seluruh usia, tidak mengenal lokasi dan waktu. Kecepatan ekspansi ideologi transnasional radikal bisa melampaui standar normal ketika memanfaatkan disrupsi teknologi ini,” kata Presiden.

Baca Juga  Sebelum ke Banten, 17 Pataka Kirab Satu Negeri Ansor Singgah di Bandar Lampung

Menghadapi hal tersebut, kata Presiden dalam sambutannya, perluasan dan pendalaman nilai-nilai Pancasila tidak bisa dilakukan dengan cara-cara biasa.

Diperlukan cara-cara baru yang luar biasa, memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama Revolusi Industri 4.0.

“Dan, sekaligus Pancasila harus menjadi fondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkeindonesiaan,” kata Presiden.

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana didampingi Wakil Wali Kota Bandarlampung, Deddy Amarullah, Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Yan Budi Jaya, dan Dandim 0410/KBL Kolonel (Inf) Romas Herlandes usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila mengajak masyarakat Kota Bandarlampung untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

Baca Juga  Eva Dwiana Terima 50 Sertifikat Aset Pemkot dari BPN Bandarlampung

“Insyaallah semua bisa menjadi yang terbaik apalagi di masa pandemik. Bunda yakin dengan pemahaman kita tentang ideologi bangsa dan selalu bergotong royong hasilnya luar biasa,” kata Wali Kota.

Hari Lahir Pancasila tahun ini diperingati dengan tema “Pancasila Dalam Tindakan, Bersatu Untuk Indonesia Tangguh.”

“Apapun yang kita harapkan yang terbaik untuk Kota Bandarlampung. Jaga persatuan dan kesatuan bangsa, Indonesia luar biasa,” ujar Wali Kota.

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila oleh Forkopimda berlangsung di Aula Gedung Semergou Pemerintah Kota dan diikuti seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan Camat se-Bandarlampung dengan mengenakan pakaian adat Lampung. (Josua)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *