Susul Instruksi Pusat, BBPOM Bandarlampung Uji Lab Minuman Torpedo

Redaksi

Kamis, 4 Oktober 2018 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Menyusul uji laboratorium yang dilakukan oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) terhadap minuman kemasan Torpedo yang sempat membuat geger masyarakat, BBPOM Kota Bandarlampung juga akan melakukan uji lab, guna mengetahui kandungan yang terdapat dalam minuman tersebut.

Pasalnya, sejumlah grup whatsapp sempat geger dan mendiskusikan tentang minuman kemasan Torpedo itu.

Bahkan banyak yang berkomentar dan memberi anjuran untuk tidak mengonsumsinya, lantara isu kandungan benzodiazepin dan kasus 55 remaja di Riau yang menyayat lengan sendiri setelah meminum Torpedo.

Kemudian, sampel minuman diperiksa berasal dari BNNK Pekanbaru dan dibandingkan dengan data premarket  BPOM.

Hasilnya, disimpulkan minuman Torpedo rasa aneka buah terdaftar di BPOM dengan nomor izin edar SD 132644341 dan masih berlaku.

Namun, karena mendapatkan instruksi pusat, Kepala BBPOM Kota Bandarlampung, Syamsuliani mengaku akan tetap melakukan uji laboratorium kepada minuman tersebut.

Baca Juga  Hari Santri Nasional 2021, Eva Dwiana: santri harus pelajari iptek

“Menyusul instruksi pusat, kita masih melakukan penelusuran dan akan kita lakukan uji laboratorium, apakah memang berbahaya atau tidak,” ujar Syamsuliani saat dihubungi pada Kamis (4/10/2018).

Ia mengatakan, uji laboratorium ini diperlukan karena khawatir produk yang dikonsumsi di Pekanbaru berbeda dengan yang ada di Lampung.

“Belum tentu yang di Riau dan di Lampung ini sama, jadi kita perlu adanya uji lab dulu,” ujar Syamsuliani.

Baca Juga  Hingga 20 Mei, Pemudik Covid-19 Capai 451 Orang

Syamsuliani juga meminta agar masyarakat dapat lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan dan minuman. Terutama orangtua, harus terus mengarahkan anak-anak dalam membeli jajanan. (Agis)

Berita Terkait

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam
Libur Lebaran, Lonjakan Wisata Balam Capai 30 Persen
Tak Hanya Citra Garden, Pengembang Perumahan Diminta Proaktif
Soal Banjir, Dewan Nilai Pemkot Balam bak Pemadam Kebakaran
Awal Mei PDI-P Balam Buka Penjaringan, Eva Dwiana Masih Miliki Kans
PLN UID Lampung Siap Amankan Pasokan Listrik Idul Fitri 1445H
PGN Pastikan Layanan Gas Bumi Aman dan Handal Selama Idul Fitri 1445 H
5.752 WBP Kanwil Kemenkumham Lampung Diusulkan RK Idul Fitri 2024

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 13:25 WIB

Bupati Pesawaran Klaim Tidak Anti Kritik

Jumat, 12 April 2024 - 19:31 WIB

Hujan Deras Guyur Pesawaran, Beberapa Wilayah Tergenang Banjir

Kamis, 4 April 2024 - 21:12 WIB

Pemkab Pesawaran Kembali Adakan Gerakan Pangan Murah

Rabu, 3 April 2024 - 19:02 WIB

Bupati Pesawaran Kunjungi Kementan RI, Ini Usulannya

Rabu, 27 Maret 2024 - 21:01 WIB

Dendi Harap Pemprov Lampung Terus Perhatian ke Pemkab Pesawaran

Rabu, 27 Maret 2024 - 18:49 WIB

Kapolres Pesawaran Imbau Organ Tunggal Tak Setel Musik Remik

Jumat, 15 Maret 2024 - 18:57 WIB

Jumat Curhat, Kapolres Pesawaran Ajak Orang Tua Awasi Anak-anak

Selasa, 12 Maret 2024 - 16:25 WIB

Dendi Tinjau Longsor dan Banjir di Desa Sukajaya Lempasing

Berita Terbaru

Mantan Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad. Foto: Ist.

Lampung

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:58 WIB

Direktur Eksekutif YKWS, Febrilia Ekawati. Foto: Arsip.

Bandarlampung

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:32 WIB

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung, Adiansyah. Foto: Kiriman WA Adiansyah.

Bandarlampung

Libur Lebaran, Lonjakan Wisata Balam Capai 30 Persen

Kamis, 18 Apr 2024 - 20:38 WIB