Sukses Raih Emas, Ditjen EBTKE Dukung Program ELOC BESTARI PGE Area Ulubelu

Leni Marlina

Jumat, 7 Maret 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan hidup. Tiap area operasional PGE berperan dalam upaya pelestarian lingkungan dengan secara aktif melibatkan masyarakat lokal. Salah satu program unggulan PGE Area Ulubelu ELOC BESTARI (Empowering Local Communities Based Environmental Stewardship Through Social Forestry) mendapat perhatian dari Ditjen EBTKE karena telah berhasil meraih penghargaan PROPER EMAS tahun 2025 untuk yang ketiga kalinya.

Dalam kunjungannya ke PGE Area Ulubelu, Lampung, Direktur Panas Bumi EBTKE Gigih Udi Atmo, menyampaikan pentingnya kepedulian PGE terhadap peningkatan perekonomian masyarakat sekitar wilayah operasioanl.

“Melalui implementasi Program CSR pemberdayaan masyarakat, PGE menunjukkan dukungan atas keberlangsungan operasional perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional serta kelestarian lingkungan sekitar. Semoga kerja sama program perhutanan sosial yang sudah berjalan ini dapat terus dipertahankan demi kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar dan PGE Area Ulubelu,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ELOC BESTARI ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan kopi dan pertanian monokultur dari masyarakat lokal guna mencegah kegiatan penggundulan hutan dan perburuan ilegal.

Komisaris Utama PGE Sarman Simanjorang turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh perwira PGE Area Ulubelu dan masyarakat sekitar atas keseriusannya dalam upaya pelestarian lingkungan.

Baca Juga  Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan

“Saya mengucapkan selamat atas raihan PROPER Emas yang ketiga kali untuk PGE Area Ulubelu. Apresiasi ini merupakan bukti kinerja seluruh perwira dalam pengelolaan dampak lingkungan dan sosial di seluruh area operasional PGE,” ujar Sarman Simanjorang.

Ada empat kegiatan dalam program ELOC BESTARI dari kelompok masyarakat yang berbeda di Kecamatan Ulubelu, diantaranya Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Margo Rukun Bestari, Kelompok Ulubelu Triumphant, Kelompok ERMi (Emergency Response Group Millennials), dan Kelompok Usaha Bersama Ulubelu Lestari (Kuberseri).

Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh KUPS Margo Rukun Bestari antara lain, pelatihan terkait social forestry, optimalisasi produksi madu dari budidaya lebah, restorasi hutan dan lahan kritis, serta produksi pupuk kompos organik Bestari.

Melalui program ini, PGE dan KUPS Margo Rukun Bestari telah merestorasi hutan dengan menanam lebih dari 300.000 pohon pada seluas 3000 hektar. Kegiatan ini setara dengan pengurangan emisi sebesar 30.000 ton karbondioksida. Sementara produksi pupuk organik Bastari dapat mencapai 50 ton pupuk per tahunnya.

Produksi pupuk ini menggunakan limbah perkebunan kopi dan perternakan warga sebagai bahan bakunya. Dengan begitu, produksi pupuk organik Bestari tidak hanya menghemat biaya pembelian pupuk sebesar Rp 3.000.000 per hektar namun juga mengurangi limbah dari produksi kopi.

Baca Juga  DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Saat ini program ELOC BESTARI menjadi pusat pembelajaran dalam berbagai kegiatan pengembangan masyarakat bidang sosial dan ekonomi, serta pelestarian lingkungan terkhusus di Kecamatan Ulubelu, Lampung. Kondisi ideal yang dicapai pada program ELOC BESTARI ditunjukan dengan adanya kemampuan peningkatan pemenuhan kebutuhan dasar bagi kelompok sasaran program ELOC BESTARI di setiap unit usaha kelompok masing-masing.

Kegiatan kunjungan Ditjen EBTKE dan Komisaris Utama PGE ke Area Ulubelu merupakan bagian dari Management Walkthrough (MWT) sebagai bentuk pengawasan Jajaran Dewan Komisaris terhadap pengembangan proyek PGE Area Ulubelu. Beberapa proyek pengembangan yang sedang berlangsung di Area Ulubelu antara lain: Pilot Plant Green Hydrogen dan Peningkatan Kapasitas Uap di lokasi Cluster M.

Rangkaian kegiatan kerja MWT Dewan Komisaris dimulai dari mengunjungi plant Unit 3 & 4 Ulubelu, penanaman pohon alpukat di area Green Hydrogen Plant, serta memberikan motivasi dan apresiasi kepada kelompok mitra binaan dalam kegiatan CSR Pelatihan Peningkatan Usaha Berbasis Olahan Pangan.

Baca Juga  RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan

Tentang PT Pertamina Geothermal Energy Tbk.

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) merupakan bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang eksplorasi, eksploitasi, dan produksi panas bumi. Saat ini PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang sebesar 1.877 MW, terbagi 672,5 MW yang dioperasikan dan dikelola langsung oleh PGE dan 1.205 MW dikelola dengan skema Kontrak Operasi Bersama. Kapasitas terpasang panas bumi di wilayah kerja PGE berkontribusi sekitar 80% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi CO2 sebesar sekitar 9,7 juta ton CO2 per tahun.

Sebagai world class green energy company, PGE ingin menciptakan nilai dengan memaksimalkan pengelolaan end-to-end potensi panas bumi beserta produk turunannya serta berpartisipasi dalam agenda dekarbonasi nasional dan global untuk menunjang Indonesia net zero emission 2060. PGE memiliki kredensial ESG yang sangat baik dengan 18 penghargaan PROPER Emas sejak 2011 sampai 2024 dalam penghargaan kepatuhan lingkungan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Peringkat & Keterlibatan ESG. (Rls/Len)

Berita Terkait

Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan
Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium
Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki
RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan
DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer
PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri
Tanggamus Raih WTP Kedua Berturut-turut, Bupati Dorong Transparansi APBD

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 01:50 WIB

APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 11 September 2026 - 01:48 WIB

Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 01:45 WIB

Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI ke Jawa Tengah

Jumat, 11 September 2026 - 01:43 WIB

Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 16:44 WIB

Antrean BBM Solar Hambat Ekonomi Lampung, Budi Hadi Minta Pertamina Tambah Pasokan dan SPBN

Rabu, 9 September 2026 - 21:30 WIB

Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD dan Minta Pemprov Lampung Optimalkan Pajak Air Permukaan

Rabu, 9 September 2026 - 15:08 WIB

Andika Wibawa Minta Dinkes Tingkatkan Kesiagaan Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 14:47 WIB

Mikdar Ilyas Dorong Pemprov Lampung Siapkan Anggaran Khusus Penanganan Bencana

Berita Terbaru