BERBAGI

Liwa (Netizenku.com): Sejak mewabahnya virus Covid-19, masker mulai langka. Hal itu disebabkan oleh oknum yang melakukan penimbunan. Untuk membantu sebagian masyarakatnya Lampung Barat, STIT Multazam Kampus Liwa dan Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas), membagikan masker sebanyak 400 buah.

Sekretaris Pokdar Kamtibmas Lampung Barat, yang juga Ketua Sanggar Seni dan Budaya STIT Multazam, Helda Rina, mengatakan bakti sosial tersebut merupakan program kemanusiaan BEM STIT Multazam, dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat untuk melindungi dari penularan virus Covid-19.

“Saat ini untuk mendapatkan masker sangat susah, Alhamdulillah hari ini BEM STIT Multazam dan Pokdar Kamtibmas, bisa berbagi kepada sebagian kecil masyarakat, dan mudah-mudahan dapat dipergunakan dengan baik,” kata Helda, yang ditemui saat melakukan aksi di lampu merah Sebaru Balikbukit, Kamis (2/4).

Sasaran pembagian masker tersebut kata Helda, yang didampingi ketua BEM STIT Multazam, Reza Saputra dan Penasehat Pokdar Kamtibmas, Aiptu Yusuf, yakni masyarakat Lampung Barat yang melintas di perapatan/lampu merah Sebarus, Tugu Ara Pasar Liwa dan Posko Pemantauan di Pekon Kubu Perahu Balikbukit.

“Sistem pembagiannya, kita berikan saat pengendara berhenti di lampu merah, yang melintas di tugu Ara dan kepada petugas pos pemantauan Covid-19 di Kubu Perahu, jadi sesuai imbauan pemerintah kita tidak melakukan pengumpulan massa,” kata dia.

Masih menurut sumber ini, BEM STIT Multazam beserta Pokdar Kamtibmas, akan terus bergerak untuk ikut serta memerangi virus korona, untuk itu pihaknya membuka dompet kemanusiaan, yang nantinya akan disalurkan baik kepada masyarakat maupun petugas.

“Kami, menerima apabila ada masyarakat yang akan ikut berbagi dalam penanganan dampak virus korona, karena harus kita sadari bahwa tugas kita bersama untuk melakukan pencegahan, untuk apabila masyarakat yang akan berdonasi dapat melalui BEM STIT Multazam atau Pokdar Kamtibmas Lampung Barat,” tandasnya. (Iwan/len)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here