Satu Tahun Program MBG, DPRD Lampung Tegaskan SPPG Lalai Harus Ditutup

Tauriq Attala Gibran

Senin, 19 Januari 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Satu tahun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak Januari 2025 hingga Januari 2026 mencatat sejumlah persoalan serius. Secara nasional, total korban keracunan MBG tercatat mencapai 21.254 orang.

Lampung (Netizenku.com): Tingginya angka tersebut dinilai harus menjadi peringatan keras bagi seluruh pelaksana program, khususnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengatakan MBG merupakan program strategis karena menyangkut pemenuhan gizi anak anak tanpa membedakan latar belakang sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“MBG ini sangat penting karena pemerintah ingin memastikan gizi anak-anak dari keluarga mampu dan masyarakat umum itu sama. Di Lampung sendiri penerima manfaatnya lebih dari 1 juta orang,” ujar Deni saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (19/1/2026).

Baca Juga  KPK Beri Penghargaan kepada Lampung atas Penguatan Pendidikan Antikorupsi

Namun, ia mengakui dalam pelaksanaannya masih terdapat sejumlah kekurangan, terutama terkait ketersediaan bahan baku. seperti yang sempat viral terjadi di Lampung Utara dan telah ditindak tegas oleh pihak terkait.

“Ini menjadi pelajaran bagi pengelola SPPG agar menyediakan gizi anak-anak sesuai dengan petunjuk teknis,” ujarnya.

Menurut Deni, MBG bukan hanya sekadar program pemerintah, tetapi juga menyangkut nilai kemanusiaan dan tanggung jawab moral.

Baca Juga  Marindo Lantik Gadriyanto Abung sebagai Kasatpol PP dan Lukman Pura Direktur RSUDAM

“Berbicara soal MBG bukan hanya soal program pemerintah Presiden Prabowo, tapi juga soal amal jariyah karena menyangkut makan dan minum manusia,” tegasnya.

Ia berharap pada tahun 2026 tidak lagi terjadi penyimpangan atau kelalaian dalam pelaksanaan kegiatan SPPG di seluruh unit kerja. Deni juga menekankan pentingnya keterlibatan sekolah sejak awal serta peran aktif Dinas Kesehatan melalui Puskesmas.

Dari target 795 SPPG di Provinsi Lampung, saat ini telah terealisasi 712 SPPG. Ia juga mendorong agar seluruh bahan baku diperoleh dari lingkungan sekitar SPPG, seperti sayur, buah, beras, dan ikan dari wilayah Provinsi Lampung.

Baca Juga  Pemprov Lampung Targetkan Groundbreaking Kawasan Industri Katibung pada 2027

“Soal kualitas gizi MBG harus menjadi perhatian kita. Ini bukan bisnis, tetapi pemberian gizi untuk anak-anak kita,” tegasnya.

Deni menegaskan, bahwa jika terjadi keracunan, tidak boleh ada kompromi. Badan gizi daerah harus tegas. Tutup SPPG-nya dan ganti. Ini menyangkut keselamatan masyarakat.

“keselamatan anak-anak merupakan hukum tertinggi. Anak-anak adalah tunas bangsa dan harapan kita. Jika ada SPPG yang tidak sesuai juknis dan membahayakan keselamatan anak-anak, tutup dan ganti SPPG-nya,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Komisi V DPRD Lampung Dorong Direktur Baru RSUDAM Lanjutkan Program Pendahulu
Razia Kendaraan di Lampung Sasar Kelengkapan STNK dan Pajak
Pemkot Bandar Lampung Sosialisasikan Bahaya Liquid Vape ke Sekolah Mulai 21 Oktober
Gubernur Lampung Instruksikan Percepatan Penanganan Karhutla dan Penguatan Mitigasi
Jihan Nurlela Perkuat Penanganan Karhutla TNWK, 350 Personel Gabungan Dikerahkan
HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran
Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional
Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Polisi Gerebek Enam Lokasi di Margakaya Pringsewu, Dua Pria Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Lantik Delapan Pejabat, Bupati Pringsewu Ingatkan Pentingnya Kerja Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Bupati Riyanto Ajak Sekolah Cegah Perundungan dan Kekerasan terhadap Anak

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Inflasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:52 WIB

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Siapkan Anggaran Pelaksanaan Putusan MA Terkait SDN Pagar Dewa

Senin, 19 Okt 2026 - 19:11 WIB