Sasaran Penerima Vaksin Drop Out di Lampung Belum Terdata

Redaksi

Senin, 21 Februari 2022 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 60.000 dosis vaksin Pfizer disiapkan di Gebyar Vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum Kota Bandarlampung. Foto: Netizenku.com

Sebanyak 60.000 dosis vaksin Pfizer disiapkan di Gebyar Vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum Kota Bandarlampung. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Bandarlampung belum mendata sasaran penerima vaksin drop out.

Sebelumnya pada 13 Februari 2022, Kementerian Kesehatan mengeluarkan Surat Nomor: SR.02.06/11/921/2022 tentang Pemberian Vaksinasi Covid-19 bagi Sasaran yang Drop Out.

Surat itu menyebutkan untuk mendapatkan perlindungan yang optimal vaksinasi Covid-19 perlu diberikan lengkap, baik dosis primer maupun dosis booster, minimal enam bulan setelah dosis primer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan laporan per tanggal 12 Februari 2022, vaksinasi Covid-19 dosis pertama telah diberikan pada sekitar 188.168.168 masyarakat, namun untuk dosis kedua baru sekitar 135.537.713.

Untuk itu diperlukan upaya untuk segera melengkapi vaksinasi primer bagi masyarakat yang belum mendapatkan dosis kedua (sasaran drop out).

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong BUM Desa Jadi Penggerak Hilirisasi dan Ekonomi Desa

Sehubungan dengan hal tersebut, sesuai dengan rekomendasi Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) tanggal 11 Februari 2022 bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Bagi sasaran yang mengalami drop out dalam rentang waktu kurang dari enam bulan dapat diberikan vaksin kedua dengan platform yang berbeda sesuai ketersediaan di masing-masing daerah.

2. Bagi sasaran yang mengalami drop out dalam waktu lebih dari enam bulan, maka vaksinasi primer harus diulang, dan vaksinasinya dapat menggunakan platform yang berbeda dari vaksin semula.

3. Mengingat saat ini vaksin Sinovac yang didistribusikan jumlahnya terbatas dan diperuntukkan bagi sasaran anak usia 6-11 tahun, maka sasaran yang drop out dapat menggunakan vaksin dengan platform berbeda yang tersedia untuk melengkapi dosis keduanya dengan mengutamakan vaksin yang memiliki masa ED (Expired Date) terdekat.

Baca Juga  Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dr Reihana, selaku Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, ketika dikonfirmasi terkait jumlah sasaran penerima vaksin drop out di Lampung mengatakan pihaknya belum menerima data dari 15 kabupaten/kota.

“Belum ada data dari kabupaten/kota,” ujar dia, Senin (21/2).

Data vaksinasi Covid-19 Provinsi Lampung per tanggal 28 Juni 2021 hingga pukul 23.00 Wib yang dilansir akun resmi instagram Dinkes Lampung @dinkeslampung menyebutkan penerima vaksin pertama 405.060 dan vaksin kedua 204.232 orang.

Baca Juga  Angkasa Pura Indonesia Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Sementara data vaksinasi per tanggal 20 Februari 2022 pukul 23.59 Wib, penerima dosis pertama 5.827.825, dosis kedua 4.022.613 orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Desti Mega Putri, menyampaikan hal senada.

“Untuk jumlahnya kami enggak hitung,” kata dia.

Desti menjelaskan sasaran penerima vaksin dosis pertama yang menggunakan Sinovac maka tenggat waktu dosis kedua adalah 28 hari, vaksin Pfizer 21 hari, Moderna 28 hari, AstraZeneca 8-12 minggu.

“Sasaran penerima dapat diberikan vaksin dosis kedua dengan menggunakan vaksin yang berbeda sesuai ketersediaan vaksin. Ini menjadi dasar jika ada yang datang ke puskesmas dengan kondisi drop out,” kata dia. (Josua)

Berita Terkait

Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional
Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang
Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis
Pemprov Lampung Targetkan Groundbreaking Kawasan Industri Katibung pada 2027
Gubernur Mirza Apresiasi Helfi Assegaf, Sambut Kapolda Lampung Yustan Alpiani
Lampung Perkuat Hilirisasi Kakao Pesawaran untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Gubernur Lampung Raih Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
Budiman AS Minta Kapolda Baru Lanjutkan Pemberantasan Narkoba di Lampung

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Sekda Tubaba Pimpin Evkin ASN, Peringkat OPD Bakal Diumumkan Tiap Semester

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Kwarcab Tubaba Bekali 41 Peserta Satgas Pramuka Peduli, Siapkan Relawan Muda Tangguh

Senin, 28 September 2026 - 20:33 WIB

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas

Rabu, 23 September 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun

Rabu, 23 September 2026 - 12:30 WIB

Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal

Selasa, 22 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027

Minggu, 20 September 2026 - 15:34 WIB

TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga

Sabtu, 12 September 2026 - 14:12 WIB

Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba

Berita Terbaru