Liwa (Netizenku.com): Hujan lebat dari pagi, tidak menyurutkan niat puluhan rider, termasuk Anggota Komisi I DPR RI, Mukhlis Basri, Wakil Bupati, Mad Hasnurin, Dandim 0422 Lampung Barat, Letkol Czi Benni Setiawan, Ketua Pengadilan Negeri Liwa, Yuli Artha Yudiawan, serta Ahmad Ali Akbar dan Sarwani anggota DPRD setempat, menaklukkan medan berat, dalam rangka menyalurkan hobi dan patroli wilayah.
Dikonfirmasi usai menaklukkan jalur, Sedampah, Dandim mengatakan, nge-trail bareng dengan komunitas Trail Jajaran Gudang (Trajang) tersebut, merupakan penyaluran hobi dan dalam rangka meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi.
\”Alhamdulillah, patroli wilayah yang kami lakukan hari ini bersama komunitas Trajang, diikuti langsung Anggota Komisi I DPR RI pak Mukhlis Basri. Kegiatan selain sebagai hobi tentu dalam rangka meningkatkan imunitas tubuh agar tidak tertular virus Covid-19,\” kata Benni, Sabtu (5/12).
Dan yang lebih penting kata Benni, kegiatan tersebut dalam rangka patroli wilayah, di mana Lampung Barat sebagian besar wilayahnya hanya dapat ditempuh dengan motor trail, sehingga dengan kegiatan ini memastikan wilayah Lampung Barat aman dari ancaman tindak kriminal termasuk ancaman teroris.
\”Lampung Barat ini termasuk wilayah yang paling aman dan nyaman di Lampung, namun kita tidak boleh lengah, karena ancaman gangguan Kamtibmas bisa muncul kapan saja, maka dengan Patroli secara rutin, akan memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada masyarakat,\” ujarnya.
Sementara Mukhlis Basri, merasa bersyukur dapat terjun langsung melihat kondisi masyarakat Lampung Barat, dan juga kegiatan tersebut merupakan \”obat\” kangen kepada masyarakat yang pernah dipimpinnya selama 15 Tahun.
\”Terima kasih kepada pak Dandim serta jajaran Kodim 0422 Lampung Barat, Bamsoed ketua komunitas Trajang dan para raider yang mengajak saya untuk melakukan hobi lama, karena selain mengobati kerinduan terhadap jalur ekstrim ini, juga saya dapat berkomunikasi langsung dengan masyarakat,\” ujarnya.
Keindahan alam dan keamanan di Lampung Barat harus di syukuri, dengan jalan menjaga dan merawat anugrah yang diberikan Tuhan YME. Dan itu menjadi tugas seluruh elemen masyarakat.
\”Jalur yang kita taklukkan hari ini sangat memacu adrenalin, tetapi tetap memanjakan mata, karena keindahan pegunungan, lereng dengan aliran sungai yang masih sangat jernih, dan sebagai wujud rasa syukur kita adalah dengan menjaga seluruh kelebihan yang diberikan oleh sang pencipta,\” tandasnya. (Iwan/len)